kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Kemenperin menaksir kerugian IKM komponen otomotif akibat corona


Minggu, 05 April 2020 / 16:06 WIB
ILUSTRASI. Kegiatan produksi di IKM binaan Astra Ventura, PT Rachmat Perdana Adhimetal. Kemenperin menaksir kerugian IKM komponen otomotif akibat corona.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tendi Mahadi

Terkait imbauan pemerintah tentang bekerja dari rumah atau work form home (WFH), pada karyawan nonproduksi sebagian belum dapat melaksanakannya, karena keterbatasan fasilitas seperti tidak tersedianya komputer jinjing atau laptop di rumah. 

“Namun, telah dilakukan beberapa upaya dalam rangka mendukung physical distancing. Kemudian, untuk penundaan pembayaran kredit/pinjaman dan subsidi gaji karyawan akan kami usulkan,” tukas Gati.

Baca Juga: Emiten otomotif dan komponen diperkirakan alami penurunan penjualan imbas corona

Gati menambahkan, beberapa IKM Komponen otomotif yang tergabung dalam Perkumpulan Industri Kecil-Menengah Komponen Otomotif (PIKKO) Indonesia telah memiliki jaringan pemasok dari luar negeri, seperti PT Eran Tekniktama yang memiliki jaringan pemasok mesin pembuat masker dari China. 

IKM tersebut berharap dapat mengantongi izin impor mesin dari China untuk proses produksi membuat masker, untuk kemudian hasilnya didonasikan untuk masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×