kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Kementerian BUMN Minta Pemerintah Lunasi Utang Beras Bersubsidi


Senin, 10 Mei 2010 / 18:42 WIB
Kementerian BUMN Minta Pemerintah Lunasi Utang Beras Bersubsidi


Reporter: Fitri Nur Arifenie |

JAKARTA. Rupanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) rupanya tak rela bila Perum Bulog membukukan rapor merah dalam laporan keuangannya gara-gara pemerintah masih punya tunggakan utang beras subsidi. Untuk itu, Kementerian BUMN mendesak agar pemerintah melunasi utangnya pada tahun 2011.

Menurut Menteri BUMN Mustafa Abubakar, utang tersebut dibayar setelah melalui proses audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia berharap pemerintah segera melakukan audit sehingga Kementrian Keuangan bisa melakukan pembayaran kepada Bulog. Menurutnya, semakin cepat pembayaran akan meringankan Bulog.

“Kami minta supaya pembayaran utang masuk di APBN 2011, karena kalau APBN-P 2010 sudah diketok sehingga tidak mungkin,” kata Mustafa seusai rapat kerja dengan DPR Komisi VII DPR RI, Senin (10/5). Kerugian Bulog ini, imbuhnya, sama dengan kerugian PT Pertamina (Persero) dalam menyalurkan BBM PSO atau pun PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang merugi akibat margin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×