kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Kementerian ESDM yakin pengembangan EBT bakal buka lapangan pekerjaan baru


Kamis, 20 Februari 2020 / 12:13 WIB
ILUSTRASI. PLN kejar proyek EBT


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan target investasi Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) sekitar US$ 20 miliar hingga 2024 mendatang.

Bersamaan dengan itu, pemerintah memastikan peluang lapangan kerja di sektor energi baru terbarukan (EBT) akan meningkat.

Baca Juga: Gandeng GREE Energy, Mahkota Group kembangkan proyek biogas

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi menyampaikan, nilai investasi tersebut diperlukan untuk mendorong target bauran EBT sebesar 23% pada tahun 2025 nanti.

Jika target investasi EBT sebanyak US$ 20 miliar terealisasi, hal tersebut akan membuka lapangan kerja baru sekaligus mengakselerasi capaian bauran energi.

Agung menjelaskan, nilai investasi sektor EBTKE dimulai dari tahun 2020 sebesar US$ 2 miliar. Kemudian menyusul tahun 2021 sebesar US$ 4 miliar, 2022 sebesar US$ 5 miliar, 2023 sebesar US$ 4 miliar, dan 2025 sebesar US$ 5 miliar.

Baca Juga: Pemerintah targetkan investasi EBT periode 2020-2024 capai US$ 20 miliar

“Kami memperkirakan nilai investasi ini mampu menyerap tenaga kerja melebihi tahun-tahun sebelumnya,” sambung dia dalam siaran pers di situs Kementerian ESDM, kemarin (19/2).




TERBARU

[X]
×