kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.577   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kementerian PUPR juga anggarkan Rp 7,2 triliun untuk 5 destinasi super prioritas


Selasa, 10 September 2019 / 19:27 WIB
ILUSTRASI. Wisatawan mancanegara di Labuan Bajo


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) anggarkan Rp 7,2 triliun guna pembangunan infrastruktur dasar di 5 destinasi super prioritas di tahun depan. Adapun pembangunan tersebut meliputi sumber daya air, jalan & jembatan, permukiman, dan perumahan.

Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR menyebutkan guna mengejar target pembangunan infrastruktur dasar di lima destinasi super prioritas pihaknya meningkatkan anggaran. Tak tanggung-tanggung peningkatannya mencapai 6x lipat atau 323,53%. "Anggaran tahun depan Rp 7,2 triliun, tahun ini Rp 1,7 triliun," ujarnya di Jakarta, Selasa (10/9).

Baca Juga: Anggaran K/L untuk Kementerian Pariwisata di 2020 ditambah Rp 6,5 triliun

Wajar saja, hal tersebut tak lepas dari Presiden Jokowi yang menginginkan infrastruktur dasar di lima destinasi super prioritas rampung di tahun depan. Adapun hal tersebut disebut sebagai tanggung jawab kepada investor.

Sekedar mengingatkan, kelima destinasi super prioritas tersebut yakni, Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika, dan Likupang. Dipaparkan, untuk pembangunan sumber daya air dari kelima destinasi super prioritas sebesar Rp 537,27 miliar. Kemudian, jalan & jembatan sebesar Rp 3,17 triliun.

Baca Juga: Kepala Bappenas: Wisatawan China dan India potensial untuk pariwisata Indonesia

Selanjutnya untuk permukiman dan perumahan, yang juga termasuk sanitasi secara berurutan dianggarkan sebesar Rp 2,07 triliun dan Rp 1,49 triliun. "Dukungan infrastruktur Kementerian PUPR saya kira sesuai dengan visi Bapak Presiden untuk meningkatkan mempercepat pembangunan fasilitas di 5 destinasi," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×