kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.741   32,00   0,18%
  • IDX 6.518   0,16   0,00%
  • KOMPAS100 850   1,72   0,20%
  • LQ45 643   1,59   0,25%
  • ISSI 228   -0,62   -0,27%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 442   3,66   0,83%
  • IDX80 97   0,18   0,19%
  • IDXV30 123   1,52   1,25%
  • IDXQ30 115   0,59   0,52%

Kemtan: Indonesia telah ekspor jagung 18.000 ton ke Filipina


Senin, 12 Februari 2018 / 20:44 WIB
ILUSTRASI. Panen jagung


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, Indonesia telah mengekspor jagung sebanyak 18.000 ton ke Filipina.

Amran mengatakan, ekspor jagung ini berasal dari Gorontalo, di mana gubernur di daerah tersebut menargetkan mampu mengekspor jagung sebanyak 100.000 ton di tahun ini. “Kita doakan, gubernur Gorontalo yang memasang target, mengupayakan 100.000 ton,” ujar Amran, Senin (12/2).

Menurut Amran, sebelumnya Indonesia juga sudah pernah mengekspor jagung sebanyak 250.000 ton pada 2015. Selanjutnya, Indonesia juga telah mengekspor jagung sebanyak 70.000 ton pda 2017.

Tahun ini, Amran menargetkan akan mengekspor jagung sebanyak 250.000-300.000 ton. Dia pun mengatakan, ekspor ini merupakan salah satu langkah untuk mengatasi rendahnya harga di tingkat petani.

“Sekarang harga sedang jatuh, harus kita naikkan lagi. Solusinya adalah ekspor,” ujar Amran.

Sayangnya, Amran enggan menyebutkan jenis jagung yang diekspor dan apa perbedaan jagung tersebut dengan jagung yang diimpor Indonesia baru-baru ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×