kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.885   -15,00   -0,09%
  • IDX 7.921   -14,60   -0,18%
  • KOMPAS100 1.116   -0,64   -0,06%
  • LQ45 812   -3,84   -0,47%
  • ISSI 278   0,50   0,18%
  • IDX30 424   -1,80   -0,42%
  • IDXHIDIV20 511   -4,23   -0,82%
  • IDX80 125   -0,15   -0,12%
  • IDXV30 138   -0,78   -0,57%
  • IDXQ30 138   -0,82   -0,59%

Kepercayaan bisnis terhadap Indonesia cukup tinggi


Senin, 06 Februari 2012 / 15:09 WIB
Kepercayaan bisnis terhadap Indonesia cukup tinggi
ILUSTRASI. IHSG reli dan naik lagi 0,35% ke level 6.292,40 pada Selasa (16/2). IHSG masih bisa menguat kendati mayoritas saham big cap memerah.


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Hasil survei Edelman Trust Barometer 2012 yang dilakukan oleh perusahaan riset StrategyOne menujukkan, tingkat kepercayaan pelaku usaha terhadap Indonesia cukup tinggi, mencapai 78%.

"Angka itu lebih tinggi dari tingkat kepercayaan pelaku usaha tingkat global yang hanya sebesar 54%," kata Chadd McLisky, Chairman IndoPacific Edelman saat menyampaikan hasil riset tersebut, Senin (6/2).

Menurutnya, hasil survei kali ini mengindikasikan bahwa masyarakat Indonesia sudah menganggap perusahaan sebagai bagian dari suatu ekosistem sosial, di mana pelaku usaha juga harus bertindak sesuai harapan yang ada dalam ekosistem itu.

Sekadar informasi, Edelman Trust Barometer tahun ini merupakan survei tahunan global ke dua belas dan merupakan yang ke-empat bagi Indonesia.

"Survei ini mengukur tingkat kepercayaan dan kredibilitas terhadap dunia usaha, pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan media," jelas McLisky.

Dia menambahkan, survei ini melibatkan 30.000 responden di 25 negara, di mana sembilan di antaranya berasal dari Asia termasuk Indonesia.

Khusus tahun ini, untuk pertama kalinya survei tersebut turut menyertakan masyarakat umum sebagai sampel, setelah sebelumnya hanya melibatkan kalangan elit informasi (informed public).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×