kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Keputusan Blok Mahakam Keluar Semester I/2010


Minggu, 11 Oktober 2009 / 20:25 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie

JAKARTA. Pemerintah masih membahas surat perpanjangan kontrak kerja sama (KKS) blok Mahakam. Menurut Wakil Kepala Badan Pelaksana hulu Minyak dan Gas (BP Migas), Hadi Purnomo keputusan pemerintah terhadap blok Mahakam akan keluar pada semester I tahun 2010.

"Itu (blok Mahakam) kan masih lama habis masa waktunya masih 2017. Namun akan kita putuskan secepatnya," ujar Hadi pada akhir pekan lalu.

Seperti yang diketahui, Kontrak Blok Mahakam untuk Total dan Inpex akan berakhir pada tahun 2017. Pihak Total dan Inpex sudah mengajukan perpanjangan ijin untuk menjadi operator blok tersebut. Namun, Pertamina berniat untuk mengakuisisi sebagian saham blok Mahakam yang saat ini dikuasai oleh PT Total E&P Indonesia dan Inpex. Tahun 2017, Pertamina menargetkan akan menjadi operator blok migas di Kalimantan Timur itu.

Saat ini, blok Mahakam, sebagian sahamnya dimiliki oleh Total Indonesia dan 50% dimiliki oleh Inpex dengan pangsa ekspor ke Jepang. Pertamina mau mengambil alih blok Mahakam untuk memperkuat kepemilikan perusahaan nasional dalam industri minyak dan gas bumi.

Saat ini, tingkat produksi minyak mentah Pertamina naik 7,1% dari target semula 171.900 barel per hari (bph) menjadi 184.158 bph. Kenaikan itu berasal dari PT Pertamina EP sebesar 136.504 bph dan PT Pertamina Hulu Energi sebesar 47.654 bph.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×