kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Keran impor beras jenis khusus macet di Kementan


Rabu, 11 Juni 2014 / 13:48 WIB
ILUSTRASI. Deputi Bidang Pengawasan KemenkopUKM Ahmad Zabadi


Reporter: Handoyo | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Memasuki paruh tahun, keran impor beras jenis khusus untuk tahun 2014 masih belum dapat dilakukan. Pasalnya hingga saat ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) belum mengeluarkan Surat Persetujuan Impor (SPI) tersebut.

Bachrul Chairi Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag mengatakan, untuk dapat merealisasikan impor beras jenis khusus tersebut perusahan importir harus terlebih dahulu mendapat rekomendasi pemasukan dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Kemendag sendiri sebenarnya sudah mengeluarkan IT (Importir Terdaftar) untuk 40 perusahaan importir beras jenis khusus tersebut. "Kuotanya masih nunggu Kementerian Pertanian. Urusannya di Kementerian Pertanian. Kami mengurus mekanismenya," ujar Bachrul, Juni (11/6).

Peraturan impor beras jenis khusus ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19/M-DAG/PER/3/2014 Tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Beras yang berlaku sejak tanggal 3 April 2014.

Permendag ini diterbitkan mengingat beras merupakan barang kebutuhan pokok bagi masyarakat Indonesia sehingga kegiatan pengadaan dan distribusi beras menjadi sangat penting dalam menciptakan stabilitas ekonomi nasional, menjaga ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, serta melindungi kepentingan konsumen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×