kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kerugian Indofarma (INAF) Menyusut 15,29% di Semester I 2024


Minggu, 04 Agustus 2024 / 17:54 WIB
Kerugian Indofarma (INAF) Menyusut 15,29% di Semester I 2024
ILUSTRASI. Obat Oseltamivir dan Ivermectin produksi Indofarma (INAF).


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten farmasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Indofarma Tbk (INAF), kembali merugi di semester I 2024. Meski begitu INAF berhasil menekan rugi.

Melansir laporan keuangan pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis Kamis (1/8) INFA mecatat rugi bersih pada emester I 2024 sebesar Rp 101,93 miliar. Angka tersebut berhasil turun 15,29% jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2023 yaitu Rp 120,34 miliar. 

Begitu juga dengan penjualan INAF di semester I 2024 ini juga mengalami penurunan. INAF mencatat penjualan sebesar Rp 109,71 miliar atau turun 69,85%.

Baca Juga: Penjualan Anjlok 74%, Kerugian Indofarma (INAF) Justru Susut di Kuartal I-2024

Padahal pada periode yang sama tahun lalu INAF mengantongi penjualan sebesar Rp 363,96 miliar.

Beban pokok INAF pada enam bulan pertama ini juga turun sebesar 69,06% menjadi Rp 108,38 miliar. Sehingg laba bruto INAF merosot menjadi Rp 1,33 miliar dari sebelumnya Rp 13,60 miliar pada periode yang sama di tahun 2023.

Selanjutnya jika melihat dari jumlah asset INAF mencatat pertumbuhan 8,1% menjadi 821,46 jika dibandingkan pada akhir tahun 2023 sebesar Rp 159,92 miliar.

Baca Juga: Rugi Membengkak Rp 721 Miliar, Ini Penjelasan Indofarma (INAF)

Kemudian total liabiltas INAF tercatat sebesar Rp 1,72 triliun atau meningkat 10,5%. Sementara ekuitas INAF masih tercatat menius hingga Rp 906,09 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×