kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.741   22,00   0,12%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Ketimbang Tanam Kacang Hijau, Petani Pilih Tanam Kacang Kedelai


Selasa, 27 April 2010 / 18:00 WIB


Reporter: Amailia Putri Hasniawati |

JAKARTA. Petani lebih memilih menanam tanaman kacang-kacangan jenis lain seperti kacang kedelai maupun kacang tanah ketimbang kacang kedelai.

Padahal, bila menilik harga jual di pasar lokal, bila dibandingkan dengan kacang kedelai, harga kacang hijau jauh lebih tinggi. Sebagai perbandingan saja, harga kedelai Rp 4.300-4.800 per kilogram (kg), sementara itu harga kacang hijau mencapai Rp 7.000 per kg.

Itu sebabnya, untuk merangsang petani menggenjot produksi kacang hijaunya, pemerintah memberikan program edukasi Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) di beberapa sentra produksi kacang hijau di Indonesia seperti Demak Jawa Tengah, Cirebon Jawa Barat, dan Madiun Jawa Timur.

"Selain itu kami juga mengalokasikan dana sekitar Rp 2,5 juta per hektar untuk persiapan sarananya seperti pupuk, benih dan lainnya," kata Menurut Direktur Budidaya Kacang-Kacangan dan Umbi-Umbian Kementerian Pertanian Muchilzar Murkan, di Jakarta, Selasa (27/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×