kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.907   37,00   0,21%
  • IDX 5.679   -141,56   -2,43%
  • KOMPAS100 733   -19,14   -2,54%
  • LQ45 559   -13,84   -2,41%
  • ISSI 197   -4,17   -2,07%
  • IDX30 317   -7,81   -2,40%
  • IDXHIDIV20 391   -9,64   -2,40%
  • IDX80 83   -2,22   -2,60%
  • IDXV30 106   -2,06   -1,90%
  • IDXQ30 102   -2,66   -2,53%

Kinerja Garuda Indonesia 2020: Pendapatan anjlok, ekuitas minus, rugi US$ 2,44 miliar


Sabtu, 17 Juli 2021 / 15:00 WIB
ILUSTRASI. Pekerja membongkar muat kargo dari pesawat Garuda Indonesia setibanya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (22/5/2021). ANTARA FOTO/Ampelsa/wsj.


Reporter: Sandy Baskoro | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) di sepanjang tahun lalu kepayahan.

Mengacu laporan keuangan full year 2020, Garuda Indonesia mencatatkan pendapatan usaha senilai US$ 1,49 miliar. Jumlah itu menyusut 67,40% dibandingkan pendapatan usaha 2019 senilai US$ 4,57 miliar.

Baca Juga: Sudah melambung tinggi, begini proyeksi harga batubara hingga tutup tahun

Dari sisi bottom line, Garuda Indonesia menderita rugi bersih US$ 2,44 miliar di 2020, membengkak 6.174% dibandingkan rugi bersih 2019 senilai US$ 38,94 juta.

Untuk neraca keuangan 2020, Garuda Indonesia mencatatkan total aset US$ 10,79 miliar, mananjak 141,93% dibandingkan total aset 2019 senilai US$ 4,46 miliar.

Sedangkan total kewajiban Garuda pada tahun lalu mencapai US$ 12,73 miliar, melonjak 228,94% dibandingkan posisi 2019 yang sebesar US$ 3,87 miliar.

Di sisi lain, Garuda Indonesia mencatatkan ekuitas negatif pada tahun lalu, yakni minus US$ 1,94 miliar. Di tahun 2019, GIAA masih membukukan ekuitas positif, yaitu US$ 582 juta.

Selanjutnya: Garuda Indonesia (GIAA) catatkan pertumbuhan angkutan kargo 35% hingga Mei 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×