kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   -50.000   -1,70%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Kinerja Putra Mandiri Jembar (PMJS) Melonjak 7% pada 2025, Ini Rinciannya


Sabtu, 21 Maret 2026 / 09:57 WIB
Kinerja Putra Mandiri Jembar (PMJS) Melonjak 7% pada 2025, Ini Rinciannya
ILUSTRASI. Diler mobil yang dikelola anak usaha PT Putra Mandiri Jembar Tbk (PMJS)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Putra Mandiri Jembar Tbk (PMJS) mencetak pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang 2025. Hal ini tercermin dari penjualan neto dan laba bersih yang sama-sama meningkat di atas 7%.

Berdasarkan laporan keuangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis Kamis (19/3/2026), penjualan emiten dealer Mitsubishi ini meningkat 7,05% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 10,32 triliun pada 2025. Sekedar mengingatkan, penjualan PMJS di tahun 2024 sebesar dari Rp 9,64 triliun.

Penjualan kendaraan menjadi penopang utama yang menyumbang Rp 9,3 triliun ke total pendapatan, diikuti dengan penjualan suku cadang (spareparts) yang berkontribusi Rp 521,49 miliar.

Lebih lanjut, ada pendapatan lainnya yang menyumbang Rp 286,1 miliar, serta pendapatan jasa service yang mencapai Rp 220,43 miliar pada akhir 2025.

Baca Juga: Permintaan Rumah Suburban Naik, Hunian Terjangkau Jadi Incaran

Seiring meningkatnya penjualan, beban pokok penjualan juga naik 6,86% yoy dari Rp 9,04 triliun ke Rp 9,66 triliun. Meskipun begitu, laba bruto perseroan tetap mampu tumbuh 10,09% yoy dari Rp 601,1 miliar ke posisi Rp 661,78 miliar.

Pertumbuhan tersebut juga diikuti meningkatnya beban penjualan dan pemasaran perseroan. Beban penjualan dan pemasaran terpantau naik 8,7% yoy dari Rp 291,9 miliar pada tahun sebelumnya menjadi Rp 317,3 miliar di 2025.

Dengan begitu, dari sisi bottom line, laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mampu meningkat 7,63% yoy menjadi sebesar Rp 117,85 miliar dari Rp 109,5 miliar pada tahun sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×