kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kompas TV yakin tahun 2019 bisa mendatangkan lebih banyak pendapatan iklan


Jumat, 18 Januari 2019 / 18:21 WIB


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemilihan Umum (KPU) membatasi peredaran iklan kampanye politik di televisi. Iklan politik baru bisa ditayangkan tanggal 24 Maret 2019 atau sekitar tiga minggu menjelang Pemilu 2019.

Kendati begitu, Kompas TV yakin pendapatan iklan di musim politik bisa tumbuh positif. Sebagai televisi yang berfokus pada tayangan berita, musim politik memang mendorong share Kompas TV. Sampai pertengahan Januari 2019 kemarin, menurut data Nielsen Kompas TV mencatat share 2,57 dengan 15,1% penonton dari seluruh populasi.

Sementara pada Juli 2018, share Kompas TV sebesar 2,31 dengan 14,64% populasi penonton. "Stabil cenderung terus meningkat," kata Senior Sales Manager Kompas TV, Unggul Wicaksono kepada Kontan.co.id pada Jumat (18/1).

Dengan performa itu, Kompas TV yakin tahun 2019 bisa mendatangkan lebih banyak pendapatan iklan karena meningkatnya jumlah penonton. Sebelumnya, Direktur Penjualan dan Marketing Group of Media Kompas Gramedia Limi Maria Goretti optimis dengan peluang yang di tahun 2019. Ia memproyeksikan pendapatan iklan Kompas TV di tahun ini bisa tumbuh 20% dibanding tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×