kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Konstruksi Tol Kunciran-Cengkareng baru 4,02%


Minggu, 05 November 2017 / 10:56 WIB
Konstruksi Tol Kunciran-Cengkareng baru 4,02%


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisaris Utama PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Refly Harun melanjutkan tinjauan lapangan guna memantau proses pembangunan sejumlah proyek jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga dan anak usahanya pada Sabtu (4/11).

Tinjauan ini diawali dengan mengunjungi pembangunan proyek Jalan Tol Kunciran-Cengkareng. Kesempatan ini dimanfaatkan Refly untuk melakukan monitoring rutin progres pembangunan konstruksi jalan tol sepanjang 14,19 Km tersebut.

Direktur Utama PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) Albert MP Silaen, selaku pengelola Jalan Tol Kunciran-Cengkareng ini menyebutkan bahwa pencapaian realisasi progres konstruksi hingga minggu awal di bulan November 2017 sebesar 4,02%. Sedangkan dalam proses pembebasan lahan, PT JKC telah membebaskan 30,92% lahan untuk pembangunan.

Refly menyampaikan apresiasi atas upaya JKC untuk terus mengebut pembangunan jalan tol ini. "Kita berharap agar pembangunan konstruksi proyek ini dapat rampung sesuai target yang disampaikan oleh Direktur Utama PT JKC yaitu pada bulan Desember 2018, sehingga bisa mulai dioperasikan di awal tahun 2019," kata Refly dalam keterangan resminya, Sabtu (5/11).

Sementara, Albert menjelaskan, sejumlah tantangan yang dialami dalam pembangunan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng ini, terutama dari sisi pembebasan lahan. Namun upaya-upaya telah dijalankan JKC untuk mempercepat proses pembebasan lahan.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, terutama pada proses pembebasan lahan di lapangan agar proses konstruksi tidak mundur dari waktu yang telah ditargetkan," ujar Albert.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×