kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Konsumsi BBM Mitsubishi Mirage capai 18,4 Kpl


Rabu, 20 Januari 2016 / 21:55 WIB
Konsumsi BBM Mitsubishi Mirage capai 18,4 Kpl


Sumber: www.otomania.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Peruntukannya sebagai mobil kota membuat Mitsubishi Mirage memiliki beberapa keunggulan, salah satunya dalam hal konsumsi bahan bakar yang irit. Guna membuktikan hal tersebut, Otomania melakukan pengetesan sekaligus merasakan sensasi mengendarainya di dalam kota.

Berbeda dari city car lain yang menggunakan mesin 4 silinder, Mirage hanya dibekali mesin berkapasitas 1.193 cc 3 silinder MIVEC. Meski banyak yang beranggapan bahwa mesin tiga silindernya serupa dengan mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC), tapi bicara soal tenaga tentu berbeda.

Sesuai fungsi sebagai mobil kota, pengetesan pun cukup dilakukan di dalam kota dengan jarak tempuh 100 km menggunakan bahan bakar Pertamax. Setelah mereset odometer rata-rata konsumsi dan jarak tempuh di layar kecil pada panel istrumen, Otomania memulai perjalanan bersama dua orang penumpang menelusuri padatnya jalur perkotaan dengan kondisi pendingin udara di angka 20 derajat dan satu tingkat blower.

Kawasan Tebet, Kuningan, dan Pejompongan menjadi rute awal yang dilewati. Bagi yang sering melintasi daerah ini, tentu tahu bagaimana kemacetannya, oleh karena itu metode berkendara juga lebih santai.

Padatnya kondisi membuat Mirage sering dihadapkan dengan posisi stop n go, untung meski dibekali mesin kecil torsinya cukup bertenaga yang membuat tarikan awal lebih responsif. Setelah hampir 2 jam bergelut dengan kemacetan akhirnya Otomania memutuskan masuk tol dalam kota arah Tol Wiyoto Wiyono untuk meneruskan menuju Kemayoran, Jakarta Pusat.

Beda dengan jalur biasa, di jalan tol dengan kondisi ramai lancar membuat pola berkendara cenderung konstan pada kecepatan 60 sampai 80 kpj. Namun, sesekali menjadi lebih agresif ketika ingin menyalip kendaraan di depan dengan menekan pedal gas lebih dalam sekaligus merasakan sensasi teknologi transmisi CVT INVECS III 6-pecepatan otomatis yang ternyata cukup halus di tiap perpindahan gigi.

Keluar pintu tol Kemayoran, angka di speedometer hampir mendekati angka 100 km, kami mulai memperlambat laju kendaraan. Setelah tepat menyentuh 100 km, kalkulasi rata-rata pun di dapat dengan catatatan konsumsi bahan bakar di multi information display (MID) mencapai 18,4 kpl dengan posisi indikator yang bergeser sedikit dari semula.

Artinya Mitsubishi Mirage tipe Exceed yang Otomania kendarai hanya membutuhkan 1 liter bensin untuk menempuh jarak hingga 18,4 km. Angka ini tergolong menarik bagi sebuah mobil kota, tapi hal ini pun tak terlepas dari cara berkendara serta kondisi dari kendaraan yang digunakan itu sendiri. (Stanly Ravel)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×