kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Krisis global, Garuda kurangi terbang ke Eropa


Selasa, 24 Januari 2012 / 09:34 WIB
ILUSTRASI. Kendaraan militer China yang membawa rudal balistik anti-kapal DF-21D, yang dikenal sebagai pembunuh kapal induk, melewati Gerbang Tiananmen di Beijing selama parade militer pada 2015.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Perekonomian Eropa yang belum menemukan titik cerah ikut dirasakan oleh industri penerbangan, termasuk industri penerbangan dari Indonesia yaitu Garuda Indonesia. Mulai 1 Maret nanti, maskapai Garuda Indonesia mengurangi frekuensi terbang ke Eropa (Amsterdam) dari tujuh kali menjadi empat kali dalam seminggu.

Dalam siaran persnya kemarin (23/1), terhitung 1 Maret, Garuda hanya melayani penerbangan Jakarta ke Amsterdam, pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Sementara penerbangan dari Amsterdam ke Jakarta dilayani pada hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Sementara pesawat yang digunakan adalah A330-200 berkapasitas 222 tempat duduk.

Walaupun mengurangi penerbangan ke Eropa, disisi lain Garuda menambah membuka rute penerbangan baru ke Denpasar-Haneda (Tokyo), mulai 19 Mei 2012 mendatang. "Penerbangan Denpasar – Haneda (Tokyo) akan dilayani sebanyak lima kali per minggu (setiap Selasa, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu)," kata Pujobroto, juru bicara Garuda Senin (23/1). (Hendra Gunawan/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×