kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.035   45,00   0,25%
  • IDX 5.879   -107,41   -1,79%
  • KOMPAS100 765   -17,05   -2,18%
  • LQ45 584   -11,35   -1,91%
  • ISSI 203   -3,26   -1,58%
  • IDX30 331   -5,86   -1,74%
  • IDXHIDIV20 410   -5,47   -1,32%
  • IDX80 87   -1,81   -2,04%
  • IDXV30 111   -1,58   -1,40%
  • IDXQ30 107   -1,48   -1,37%

Krisis global, Garuda kurangi terbang ke Eropa


Selasa, 24 Januari 2012 / 09:34 WIB
ILUSTRASI. Kendaraan militer China yang membawa rudal balistik anti-kapal DF-21D, yang dikenal sebagai pembunuh kapal induk, melewati Gerbang Tiananmen di Beijing selama parade militer pada 2015.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Perekonomian Eropa yang belum menemukan titik cerah ikut dirasakan oleh industri penerbangan, termasuk industri penerbangan dari Indonesia yaitu Garuda Indonesia. Mulai 1 Maret nanti, maskapai Garuda Indonesia mengurangi frekuensi terbang ke Eropa (Amsterdam) dari tujuh kali menjadi empat kali dalam seminggu.

Dalam siaran persnya kemarin (23/1), terhitung 1 Maret, Garuda hanya melayani penerbangan Jakarta ke Amsterdam, pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Sementara penerbangan dari Amsterdam ke Jakarta dilayani pada hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Sementara pesawat yang digunakan adalah A330-200 berkapasitas 222 tempat duduk.

Walaupun mengurangi penerbangan ke Eropa, disisi lain Garuda menambah membuka rute penerbangan baru ke Denpasar-Haneda (Tokyo), mulai 19 Mei 2012 mendatang. "Penerbangan Denpasar – Haneda (Tokyo) akan dilayani sebanyak lima kali per minggu (setiap Selasa, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu)," kata Pujobroto, juru bicara Garuda Senin (23/1). (Hendra Gunawan/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×