kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45863,16   -14,36   -1.64%
  • EMAS920.000 -0,86%
  • RD.SAHAM -1.01%
  • RD.CAMPURAN -0.38%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Kuartal III 2020, pendapatan Solusi Bangun (SMCB) turun 5,2%


Sabtu, 05 Desember 2020 / 17:25 WIB
Kuartal III 2020, pendapatan Solusi Bangun (SMCB) turun 5,2%
ILUSTRASI. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) telah resmi mengganti merek semen Holcim menjadi Dynamix pada 27 September 2019

Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk atau (SMCB) mengalami penurunan pendapatan sebanyak 5,2 % pada Kuartal III tahun 2020 menjadi Rp 7,3 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu. Pada Kuartal-III tahun 2019, SMCB tercatat meraih pendapatan senilai Rp 7,7 triliun.

Corporate Commucations Manager SMCB Diah Sasanawati mengatakan, penurunan pendapatan SBI terjadi lantaran merosotnya konsumsi semen domestik akibat Pandemi Covid-19.

"Konsumsi semen domestik hingga akhir September 2020 tercatat turun 1,95 %," ucap Diah dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (5/12).

Selain pendapatan, penurunan juga terjadi pada volume penjualan terak dan semen yaitu sebanyak 0,7 % atau setara Rp 8,7 triliun dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

Solusi Bangun juga mencatat penurunan beban pokok pendapatan sebesar 8,8 % yang berkontribusi terhadap peningkatan laba sebelum bunga dan pajak penghasilan sebesar Rp 965 miliar.

Meski begitu, upaya-upaya optimalisasi dan sinergi yang dilakukan perusahaan dengan PT Semen Indonesia Indonesia (Persero) Tbk atau SIG berhasil meningkatkan laba kotor 5,5 % menjadi Rp 2 triliun.

Baca Juga: Begini kelanjutan rencana kerjasama SMCB dengan Taiheiyo Cement Company

Peningkatan laba kotor tersebut juga diikuti oleh kenaikan EBITDA perusahaan sebanyak 38,6 % menjadi Rp 1,6 triliun. Kenaikan paling drastis terjadi pada laba bersih sebesar 120,9 % menjadi Rp 439 miliar yang sebelumnya hanya sebesar Rp 199 miliar.

Sebelumnya, SMCB mencatatkan kinerja positif pada Semester-I dibanding periode yang sama pada tahun lalu. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan volume penjualan semen dan terak sebanyak 2 % dan mempertahankan pendapatan sebesar Rp 4,5 triliun.

Laba bruto dan EBITDA perusahaan pun mengalami peningkatan dengan mencatatkan masing-masing %tase sebesar 29,16 % dan 45,84 %. 

Selain itu, SMCB juga berhasil mencapai peningkatan Laba Sebelum Bunga dan Pajak Penghasilan sebesar 158,12 % menjadi Rp 493 miliar dibandingkan tahun 2019. (Suhaiela Bahfein)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pendapatan SBI Turun Jadi Rp 7,3 Triliun"

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Panduan Cepat Maximizing Leadership Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale

[X]
×