Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) telah merilis laporan keuangan periode Januari-Juni 2026. Perusahaan ini tercatat membukukan kenaikan pendapatan tipis di semester I-2026.
Mengutip laporan keuangan yang dirilis pada Selasa (28/7/2026), pendapatan usaha PJAA naik 0,65% menjadi Rp 498,66 miliar pada semester I-2026, dibandingkan Rp 495,46 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Pendapatan tersebut terutama ditopang oleh pendapatan tiket sebesar Rp 328,50 miliar, disusul pendapatan usaha lainnya Rp 134,40 miliar, serta pendapatan hotel dan restoran sebesar Rp 37,06 miliar. Adapun potongan penjualan tercatat sebesar Rp 1,30 miliar.
Baca Juga: Insentif B50/B40Capai Rp 17 Triliun, Ekonom Ingatkan Risiko Opportunity Cost CPO
Di sisi lain, beban pokok pendapatan meningkat 21,23% menjadi Rp 17,70 miliar, dari Rp 14,60 miliar pada semester I-2025.
Seiring dengan itu, laba bruto PJAA turun 9,81% menjadi Rp 191,30 miliar, dibandingkan Rp 212,11 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi operasional, beban umum dan administrasi turun 3,03% menjadi Rp 121,74 miliar, dari Rp 125,55 miliar pada semester I-2025. Sementara itu, beban penjualan naik 4,18% menjadi Rp 15,19 miliar, dibandingkan Rp 14,58 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Alhasil, laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk anjlok 95,25% menjadi Rp 1,03 miliar pada semester I-2026, dari Rp 21,69 miliar pada semester I-2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














