kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.970   41,00   0,24%
  • IDX 7.101   -63,09   -0,88%
  • KOMPAS100 978   -11,00   -1,11%
  • LQ45 721   -10,33   -1,41%
  • ISSI 250   -1,95   -0,77%
  • IDX30 393   -5,76   -1,45%
  • IDXHIDIV20 491   -7,10   -1,42%
  • IDX80 110   -1,28   -1,14%
  • IDXV30 134   -2,01   -1,47%
  • IDXQ30 128   -1,52   -1,17%

Lebaran 2026, Pemesanan Hotel Meningkat dan Berkontribusi ke Pertumbuhan Ekonomi


Jumat, 27 Maret 2026 / 11:50 WIB
Lebaran 2026, Pemesanan Hotel Meningkat dan Berkontribusi ke Pertumbuhan Ekonomi
ILUSTRASI. Ketua Umum GIPI, Haryadi Sukamdani (KONTAN/Jane Aprilyani)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) mengungkapkan, tren pemesanan penginapan hotel mengalami peningkatan pada lebaran dan pasca lebaran 2026. Hal ini terlihat dari meningkatnya pemesanan hotel sejak H-10 lebaran.

Ketua Umum GIPI, Haryadi Sukamdani, mengatakan jika melihat dari tren pemesanan hotel sebelum lebaran, peningkatannya mencapai hingga 40%.

"Jadi tahun ini booking-annya itu di H-10 itu lebih baik dari tahun lalu. Secara umum aja tahun ini kira-kira H-10 rata-rata nasional tuh sekitar 30 sampai 40 persen sudah terkumpul. Nah tahun lalu itu hanya 10 sampai 20 persen gitu," ujar Haryadi saat dikonfirmasi Kontan.co.id, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga: Bisnis Pariwisata Pasca Lebaran Mengalami Tren Naik, Okupansi Hotel Favorit Stabil

Haryadi menjelaskan bahwa tren pemesanan penginapan hotel setiap momen lebaran memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Iya memang kalau setiap Lebaran pasti ada peningkatan, ada kontribusi ke pertumbuhan ekonomi. Pasti ada di sana," ucapnya.

Menurut Haryadi, pola kontribusi penjualan penginapan hotel relatif sama setiap tahun, terutama saat periode libur lebaran.

"Sebetulnya kalau dari sisi hotel ya, itu kurang lebihnya hampir-hampir mirip lah gitu," katanya.

Dari sisi okupansi, Haryadi menuturkan tingkat hunian hotel masih berlangsung hingga H+3 lebaran 2026, mengikuti jadwal periode libur lebaran yang diterapkan pemerintah.

"Kalau dari sisi okupansinya ini di tanggal 25 (Maret) kemarin itu sudah turun, karena kebanyakan kan liburannya hanya sampai dengan tanggal 24 (Maret)," ucapnya.

Baca Juga: Obligasi Sukuk RATU Laris, Oversubscribed 6,8 Kali, Permintaan Tembus Rp5,46 Triliun

Ia menambahkan, tingkat okupansi meningkat ketika jangka waktu liburan keluarga panjang. Namun, jika periode libur lebaran singkat, okupansi menurun seiring berakhirnya masa libur.

"Jadi memang kalau sekarang pasca Lebaran itu hanya 7 hari, hari ke-8 sudah mulai turun okupansinya," kata dia.

Meski demikian, okupansi hotel favorit di setiap daerah masih relatif stabil, terutama setiap momen libur lebaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×