kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Lebih sepekan, lima SPBU milik Shell masih ditutup


Rabu, 02 Mei 2012 / 10:56 WIB
ILUSTRASI. Promo Hypermart weekday 27-29 April 2021 menawarkan produk-produk kebutuhan harian. Dok: Instagram Hypermart


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Lima Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak untuk Umum (SPBU) milik PT Shell Indonesia hingga kini masih berstatus segel oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Penyegelan yang dilakukan sejak 24 April itu lantaran pihak PT Shell Indonesia tidak memperpanjang perizinan usaha lima SPBU tersebut. Lima SPBU tersebut terletak di Mampang Prapatan, Jl Gatot Subroto, Jl Kyai Tapa, Jl S Parman dan Jl Suprapto.

External Communication & Social Performance Manager PT Shell Indonesia Sri Wahyu Endah mengatakan hingga hari ini (2/5), lima SPBU milik Shell tersebut belum bisa beroperasi. "Kami masih berkomunikasi dan berkonsultasi dengan Pemerintah Provinsi DKI,"ujar Endah saat dihubungi KONTAN, Rabu (3/5).

Endah belum bisa memastikan kapan kelima SPBU tersebut bisa beroperasi lagi. "Itu bisa ditanyakan ke Pemprov," tandasnya. Dia mengelak mengungkapkan nilai kerugian yang dialami perusahaan atas penutupan kelima SPBU itu.

Catatan saja, di Indonesia, jumlah SPBU milik perusahaan asal negeri kincir angin Belanda ini mencapai 57 SPBU dengan rincian 50 di Jakarta dan tujuh di Sidoarjo, Jawa Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×