kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Legian & Seminyak, favorit untuk bangun kondotel


Kamis, 17 Juli 2014 / 21:03 WIB
Legian & Seminyak, favorit untuk bangun kondotel
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di kantor cabang Pegadaian.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Legian dan Seminyak merupakan dua kawasan favorit di Bali yang paling diincar pengembang untuk membangun kondotel.

Menurut data Cushman and Wakefield Indonesia, dari 8.000 unit proyek kondotel anyar hingga 2015 mendatang, 29 persen di antaranya dikembangkan di Legian dan Seminyak. Itu berarti terdapat 2.320 unit kondotel yang dibangun.

"Tak hanya proyek baru, kondotel esksiting pun sebagian besar terdapat di dua kawasan ini. Yakni 26 persen dari total 5.000 unit kondotel yang sudah masuk pasar, berada di Legian dan Seminyak," ujar Senior Associate Director Head of Research and Consultancy Cushman & Wakefield Indonesia, Arief N Rahardjo, Rabu (16/7).

Sementara Jimbaran menempati posisi kedua paling diminati investor. Di kawasan ini, terdapat 24 persen, atau 1.920 unit. Menyusul Kuta dan Tuban 15% atau 1.200 unit, Nusa Dua dan Tanjung Benoa 14% atau 1.120 unit.

Maraknya pengembangan baru kondotel di Bali, tak lepas dari tren harga yang terus meningkat seiring kenaikan harga tanah. Per Juni 2014, lonjakan harga sebesar 25,3% menjadi rerata Rp 37 juta per meter persegi.

Lonjakan harga tersebut, kata Arief, lebih besar ketimbang kenaikan rerata selama tiga tahun terakhir yang tercatat sebesar 12,4%. (Hilda B Alexander)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×