kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Lima hotel budget Intiland beroperasi tahun ini


Kamis, 21 Februari 2013 / 09:04 WIB
ILUSTRASI. Membandingkan Zifivax dengan 9 macam vaksin Covid-19 lain yang diizinkan BPOM


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Hotel budget atau hotel murah kini menjadi lahan bisnis baru yang banyak digandrungi pengembang properti. PT Intiland Development Tbk salah satunya, perusahaan properti ini mengaku akan membangun lima hotel budget baru tahun ini.

"Kita sedang konstruksi di Bogor, Jakarta (Kelapa Gading dan Cikini), Bali, dan Balikpapan," kata Prananda Herdiawan, Corporate Communication Manager PT Intiland Development Tbk kepada Kontan di Jakarta, Rabu (20/2).

Kelima hotel budget itu ditargetkan beroperasi tahun ini. Pengembang properti berkode emiten DILD ini mengusung nama Whiz Hotel sebagai merek hotel budget yang memang dikembangkan oleh anak usahanya PT Intiwhiz International.

Banyak unit kamar di masing-masing hotel budget yang dibangun Intiland itu sekitar 120 sampai 130 kamar. Misalnya, Hotel Whiz Bogor akan dibangun dengan 12 lantai dengan total kamar sebanyak 120 unit. "Marketnya besar di segmen ini,” kata Prananda.

Ia menjelaskan, berkembangnya bisnis penerbangan dan juga perjalanan membuat bisnis hotel budget ikut mendapat berkah. Perlu diketahui, Intiland telah berbisnis hotel budget sejak tahun 2010 lalu.Tarif kamar setiap hotel tersebut dibanderol sekitar Rp 350.000 per unit.

Mengenai investasi yang digelontorkan perusahaan untuk membangun hotel budget adalah Rp 50 miliar setiap hotelnya. "Hingga tahun 2015, kami akan membangun 30-an Hotel Whiz dan Grand Whiz (setara bintang tiga) di Indonesia," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×