kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Intiland naikkan harga jual apartemen tahun ini


Rabu, 09 Januari 2013 / 13:08 WIB
ILUSTRASI. Warga berjalan menggunakan payung saat turun hujan di Jakarta, Jumat (10/1/2020). Cuaca hari ini di Jabodetabek cerah hingga hujan sedang, menurut ramalan BMKG. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Memasuki tahun 2013 ini, pengembang properti mulai menyusun kenaikan harga jual propertinya. Salah satunya adalah, PT Intiland Development Tbk (DILD) yang berencana menaikkan harga jual apartemen.

"Tahun 2013 ini memang ada kenaikan harga jual sekitar 10% hingga 30%," kata Theresia Rustandi, Corporate Secretary PT Intiland Development Tbk kepada KONTAN di Jakarta, Rabu (9/1). Namun, Theresia membantah, kenaikan harga apartemen itu karena adanya kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang diberlakukan pemerintah tahun ini.

Namun begitu, Theresia mengakui, komponen biaya dari listrik dan juga dari material masuk sebagai dasar penghitungan atau evaluasi dari harga jual apartemen mereka. "Harga jual pasti naik tetapi tidak serta merta karena kenaikan TDL," jelas Theresia.

Ia bilang, perseroan rutin melakukan evaluasi kinerja setiap kuartal. Dalam evaluasi itu, termasuk melakukan evaluasi biaya operasional, termasuk menghitung biaya produksi yang bisa berujung pada kenaikan harga jual unit.

Perlu diketahui, kenaikan TDL secara bertahap berlaku awal Januari ini. Sepanjang tahun 2012, kenaikan TDL rata-rata mencapai 15%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×