kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Line Indonesia klaim ada 2 juta pengguna Line Pay


Rabu, 14 Februari 2018 / 23:18 WIB
ILUSTRASI. Line Indonesia Monitisasi Stiker


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Para pelaku ekonomi digital berlomba-lomba garap sistem pembayaran (payment), tak terkecuali Line Indonesia lewat Line Pay. Director Strategic Partnership Line Indonesia Revie Sylviana bilang saat ini Line Pay gandeng Mandiri ecash.

"Kita masih lihat lagi strateginya di Indonesia bakal seperti apa. Karena pemainnya juga sudah banyak di Indonesia. Kita memang kuat di menghimpun dan menyiapkan apa yang disukai oleh kaum milenial," kata Revie usai Artpreneur Talk 2018 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu (14/2)

Revie mengaku pihaknya masih mengkaji untuk mengajukam izin sendiri atau masih tetap dengan Mandiri ecash atau mengandeng mitra liannya. Revie bilang saat ini sudah ada 2 juta pengguna Line Pay dimana masih banyak digunakan untuk pulsa dan PLN. Sedangan untuk payment belum terlalu besar.

"Milenial banyak yang buka akun Line Pay selain mencoba, Layanan Line Pay dapat digunakan untuk belanja LineShopping. Selain itu, guna meningkatkan loyalitas pengguna Line Pay berika Line Point yang dapat digunakan untuk membeli Stiker Line," pungkas Revie.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×