kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.834   6,00   0,04%
  • IDX 8.084   52,23   0,65%
  • KOMPAS100 1.140   7,67   0,68%
  • LQ45 825   4,12   0,50%
  • ISSI 286   2,68   0,94%
  • IDX30 429   2,18   0,51%
  • IDXHIDIV20 516   2,67   0,52%
  • IDX80 127   0,75   0,59%
  • IDXV30 140   1,12   0,80%
  • IDXQ30 140   0,80   0,58%

LNSW Perluas Cakupan Simbara, Tembaga Masuk pada 15 Desember 2025


Kamis, 04 Desember 2025 / 15:23 WIB
LNSW Perluas Cakupan Simbara, Tembaga Masuk pada 15 Desember 2025
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A view shows copper at the Aurubis site, on the day of European Council President Antonio Costa's visit, in Hamburg, Germany, April 15, 2025. REUTERS/Fabian Bimmer/File Photo. Ketua LNSW menyampaikan bahwa Sistem Informasi Mineral dan Batubara (Simbara) akan diperluas cakupannya pada 15 Desember 2025. ?


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Ketua Lembaga National Single Window (LNSW) Oza Olavia menyampaikan bahwa Sistem Informasi Mineral dan Batubara (Simbara) akan diperluas cakupannya pada 15 Desember 2025. 

Oza menjelaskan bahwa Simbara telah menjadi tulang punggung digitalisasi tata niaga minerba karena menghubungkan berbagai kementerian dan lembaga dalam satu sistem terpadu.

"Ini bisa memudahkan kita untuk mengetahui tata niaganya terkait dengan mineral dan batubara sendiri dan juga terkait dengan bagaimana prosesnya," ujar Oza dalam Media Gathering, Kamis (4/12).

Baca Juga: Alfamart (AMRT) Siap Ekspansi Ke Luar Negeri dalam Waktu Dekat

Oza menekankan bahwa banyak kementerian dan lembaga yang telah terhubung dalam ekosistem Simbara, mulai dari Kementerian Perdagangan, Bea Cukai, Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Perindustrian, Kementerian ESDM, hingga para surveyor.

Saat ini, LNSW tengah melakukan finalisasi perluasan komoditas yang akan masuk dalam sistem Simbara.

Oza menyebut bahwa tembaga akan menjadi komoditas berikutnya yang akan masuk dalam sistem Simbara mulai 15 Desember 2025. 

"Tanggal 15 (Desember) mungkin akan selesai kita untuk bisa melaksanakan untuk menambah satu komoditi lagi untuk tembaga," pungkasnya.

Lebih jauh, Oza mengungkap bahwa pada tahun 2026, emas akan menjadi komoditas berikutnya yang dimasukkan ke dalam Simbara.

Dengan penambahan tersebut, ruang lingkup Simbara akan jauh lebih luas dibandingkan saat ini yang baru mencakup batubara, bauksit, nikel, dan timah.

Baca Juga: Akselerasi Digital 3T: FiberStar Salurkan Bantuan Logistik dan Internet Satelit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×