kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.024.000   -25.000   -0,82%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Mal Milik Metropolitan (MTLA) Catat Peningkatan Belanja 15% pada Momen Ramadan


Jumat, 06 Maret 2026 / 19:30 WIB
Mal Milik Metropolitan (MTLA) Catat Peningkatan Belanja 15% pada Momen Ramadan


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasca penetapan Bonus Hari Raya (BHR) dan penerimaan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh pekerja, transaksi belanja pun meningkat, tak terkecuali di pusat perbelanjaan di luar Jakarta.

Hal ini juga terasa di mal-mal di bawah naungan Metland atau PT Metropolitan Land Tbk (MTLA). Direktur MTLA, Olivia Surodjo mengungkap, pusat perbelanjaan yang dikelola Metland seperti Metropolitan Mall Bekasi, Grand Metropolitan Bekasi, dan Metropolitan Mal Cileungsi, mencatat peningkatan transaksi belanja dibanding periode normal.

"Secara umum, peningkatannya berada di kisaran sekitar 10–15%, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran serta momentum pencairan THR," ujarnya kepada Kontan, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga: THR Cair, Belanja Online dan Transaksi Ramadan Diprediksi Makin Ramai

Olivia mengungkap, di mal-mal Metland, peningkatan ini terutama tampak pada ritel kategori fesyen, makanan dan minuman (mamin), serta kebutuhan rumah tangga terkait Ramadan dan Idulfitri.

Ia melanjutkan, aktivitas belanja menjelang Lebaran biasanya akan lebih tinggi, baik dari transaksi maupun trafik pengunjung pusat-pusat perbelanjaan Metland.

"Oleh karena itu, kami memproyeksikan trafik pengunjung maupun transaksi ritel di pusat perbelanjaan Metland dapat meningkat hingga sekitar 25–30% saat mendekati Lebaran," kata Olivia.

Diberitakan sebelumnya, sepanjang 2025, MTLA mencatatkan pendapatan prapenjualan alias marketing sales sebesar Rp 1,875 triliun, dengan kontribusi lebih dari 70% dari penjualan residensial.

Pada 2026, perseroan menargetkan marketing sales dapat tetap bertumbuh dibandingkan tahun 2025. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan memaksimalkan kinerja proyek berjalan residensial untuk presales dan proyek komersial untuk pendapatan berulang (recurring income).

Baca Juga: Pelaku Usaha Proyeksikan Transaksi Belanja di Mal Meningkat 15% Hingga Akhir Lebaran

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Financial Statement in Action AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×