Reporter: Leni Wandira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi e-commerce menilai momentum Ramadan kembali menjadi pendorong aktivitas belanja di platform digital. Kepastian pencairan tunjangan hari raya (THR) dan bonus hari raya (BHR) disebut mulai mendorong peningkatan trafik maupun transaksi di sejumlah platform.
Sekretaris Jenderal Indonesian E-Commerce Association (idEA), Budi Primawan, mengatakan pencairan THR umumnya memberikan tambahan daya beli masyarakat, termasuk untuk belanja secara daring.
“Biasanya dengan adanya pencairan THR memang ada dorongan tambahan pada konsumsi masyarakat, termasuk di e-commerce. Sejauh ini aktivitas mulai terlihat meningkat, baik dari sisi trafik maupun transaksi, meskipun biasanya lonjakan yang lebih terasa terjadi di dua minggu terakhir menjelang Lebaran,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (6/3/2026).
Baca Juga: Dongkrak Penjualan Ramadan-Lebaran 2026, TRIS Andalkan Merek JOBB dan Jack Nicklaus
Menurut Budi, periode Ramadan hampir setiap tahun menjadi salah satu momentum belanja terbesar bagi platform digital. Karena itu, pelaku e-commerce umumnya telah menyiapkan berbagai program promosi sejak awal bulan puasa.
Ia menjelaskan berbagai platform bersama para penjual biasanya meluncurkan kampanye tematik Ramadan, promo harian hingga flash sale untuk mendorong transaksi. Selain itu, dukungan logistik juga diperkuat agar proses pengiriman tetap lancar menjelang Lebaran.
“Bentuknya bisa kampanye tematik Ramadan, promo harian, flash sale, sampai dukungan logistik supaya pengiriman tetap lancar menjelang Lebaran,” katanya.
Selain strategi promosi konvensional, pelaku e-commerce juga semakin memanfaatkan berbagai fitur baru untuk memperluas jangkauan konsumen, seperti live commerce, video commerce hingga program afiliasi yang melibatkan kreator konten.
“Sekarang juga semakin banyak seller yang memanfaatkan live commerce, video commerce, dan program afiliasi untuk menjangkau konsumen lebih luas,” tambahnya.
Dari sisi nilai transaksi, idEA memproyeksikan aktivitas belanja daring selama Ramadan hingga menjelang Lebaran tetap menunjukkan tren positif. Beberapa kategori produk diperkirakan masih mendominasi penjualan di platform digital.
Baca Juga: Pelaku Usaha Proyeksikan Transaksi Belanja di Mal Meningkat 15% Hingga Akhir Lebaran
Menurut Budi, kategori fesyen, produk kecantikan dan perawatan diri, makanan dan minuman, serta kebutuhan rumah tangga masih menjadi kontributor utama transaksi selama Ramadan.
Selain itu, sejumlah kategori lain seperti hampers atau produk hadiah, perlengkapan rumah tangga, hingga aksesoris gadget juga biasanya mengalami peningkatan permintaan seiring kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.
“Untuk kategori produk biasanya tidak banyak berubah, masih didominasi fesyen, beauty & personal care, makanan-minuman, serta kebutuhan rumah tangga. Selain itu kategori seperti hampers atau gifting, produk home living, dan aksesoris gadget juga biasanya meningkat,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













