kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.770   36,00   0,20%
  • IDX 6.341   86,19   1,38%
  • KOMPAS100 845   14,27   1,72%
  • LQ45 637   12,40   1,99%
  • ISSI 216   2,82   1,32%
  • IDX30 361   7,13   2,01%
  • IDXHIDIV20 443   7,62   1,75%
  • IDX80 96   1,77   1,88%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 116   2,40   2,11%

Mandom Indonesia (TCID) kembali operasikan factory 1 setelah ditutup sementara


Rabu, 26 Agustus 2020 / 16:45 WIB
ILUSTRASI. Pucelle, produk kosmetik PT Mandom Indonesia Tbk (TCID)


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Handoyo

“Turun pasti ada dan tentu ada dampak ke penjualan, tapi saya tidak bisa informasikan detailnya,” kata Alia.

Lebih lanjut, Alia menerangkan bahwa TCID belum memutuskan untuk menggeber produksi untuk mengejar ketertinggalan volume produksi, sebab perusahaan masih mempertimbangkan sejumlah hal, termasuk di antaranya keselamatan dan kesehatan karyawan di masa pandemi.

Baca Juga: Sembilan karyawan positif corona, Mandom Indonesia (TCID) menutup sementara Factory 1

Selain mengkaji rencana produksi, TCID juga masih melakukan diskusi internal soal target perusahaan tahun ini. Meski begitu, Alia menegaskan bahwa sejauh ini perusahaan belum merevisi target penjualan. Catatan saja, sebelumnya TCID mematok target pertumbuhan penjualan sebesar 5%-10% dibanding realisasi tahun 2019.

Sepanjang Januari - Juni 2020 lalu, TCID mencatatkan penurunan penjualan bersih sebesar Rp 996,77 miliar, turun 29,36% dibanding penjualan TCID di periode sama tahun lalu yang mencapai Rp 1,41 triliun. Seturut penurunan penjualan bersih, TCID membukukan rugi bersih Rp 52,90 miliar di semester I 2020. Sebelumnya, TCID tercatat mencetak laba Rp 94,71 miliar pada semester I tahun 2019 lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×