kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Mattel Indonesia tak khawatir dengan game online


Jumat, 24 November 2017 / 22:22 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lesunya bisnis ritel dan menjamurnya permainan online (game online) ditengarai membawa dampak buruk pada bisnis mainan dan boneka. Secara global, beberapa brand toko mainan harus tutup karena terus merugi.

Kondisi tersebut tidak membuat gentar salah satu produsen mainan asal Indonesia, PT Matell Indonesia, untuk terus mengembangkan bisnisnya.

"Bisnis saat ini cukup bagus, anak-anak Indonesia juga masih menyukai mainan tradisional yang dapat digenggam," ujar Roy Tandean, Vice President PT Matell Indonesia ditemui usai kunjungannya ke Kementerian Perindustrian (24/11).

Menurutnya setiap jenis mainan punya segmentasinya masing-masing. PT Mattel Indonesia diketahui merupakan anak usaha dari Mattel Inc yang berpusat di Los Angeles, AS. Dikenal memproduksi Barbie, Mattel turut memproduksi mainan die cast Hot Wheels.

Semua produksi pabrikan berorientasi ekspor. Mattel membangun dua unit pabrik di Kawasan Industri Jababeka. Produksinya mencapai 60 juta unit per tahun dan mengekspor lebih dari 3 juta unit boneka setiap bulan secara reguler.

Pasar terbesar Mattel Indonesia ialah AS dan Kanada sebesar 40%, Eropa 35%, Amerika Latin 20% dan Asia Pasifik 5%. Industri padat karya ini mempekerjakan sekitar 10.000 orang di kedua pabriknya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×