kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Mau buka usaha? ajukan pinjaman modal ke e-commerce ini


Senin, 09 September 2019 / 17:30 WIB

Mau buka usaha? ajukan pinjaman modal ke e-commerce ini

KONTAN.CO.ID -Bukan hanya lembaga keuangan seperti perbankan dan teknologi finansial (tekfin) yang berlomba-lomba menyalurkan kredit bagi pelaku usaha kecil, menengah dan mikro (UMKM), perusahaan e-commerce juga tak mau ketinggalan. Lihat saja, belakangan ini beberapa e-commerce gencar menawarkan layanan pinjaman modal usaha kepada para pedagang online di lapak mereka. 

Selain berharap bisa menjaring mitra pelaku usaha lebih banyak lagi, para pebisnis 
e-commerce juga membidik pendapatan dari pinjaman modal yang disalurkan. Maklum, sebagian besar pedagang online merupakan pelaku UMKM. 

Selama ini, keberadaan marketplace kakap yang ada di tanah air belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM. Dari jumlah pelaku UMKM yang mencapai 60 juta pebisnis, yang sudah memanfaatkan platform e-commerce dan sarana digital lainnya baru sekitar 11 juta UMKM.

Potensi inilah yang coba dibidik sejumlah perusahaan e-commerce. Apa lagi, peluang bisnis ini sangat besar seiring gaya belanja masyarakat, terutama oleh generasi milenial. 

Ditunjang kaum milenial

Kaum milenial gemar mencari perbandingan harga, fitur, program promo dan kualitas produk di beberapa e-commerce sebelum memutuskan membeli sebuah barang. Mereka juga tidak segan merekomendasikan e-commerce atau toko online favorit mereka.

Tentu, para pebisnis e-commerce tidak sendiri dalam menyalurkan pembiayaan kepada UMKM, mereka menggandeng mitra pembiayaan. Di antaranya, perusahaan teknologi finansial (tekfin) peer to peer (P2P) lending dan perbankan.

Helena, Senior Business Development Lead for Merchant Lending Tokopedia, mengatakan, ketersediaan modal yang lancar memungkinkan para penjual melakukan restocking lebih cepat. Jadi, keuntungan yang bisa didapatkan bisa lebih tinggi. 

E-commerce mana saja yang menyediakan layanan pinjaman modal usaha? Berikut ini adalah beberapa di antaranya: 

Modal Toko

Layanan ini diluncurkan oleh Tokopedia pada bulan April 2019 lalu. Dalam meluncurkan layanan ini, Tokopedia bekerja sama dengan perusahaan teknologi finasial (tekfin) platform P2P lending, yakni Modalku. Modal Toko memungkinkan penjual di Tokopedia mengembangkan bisnisnya dengan mendapatkan modal usaha secara lebih mudah, instan, dan fleksibel.

Helena mengatakan, Tokopedia sebagai perusahaan teknologi Indonesia berkomitmen mempermudah masyarakat dalam menciptakan peluang usaha dan mengembangkan usahanya. Fitur Modal Toko memungkinkan masyarakat, khususnya penjual di Tokopedia yang saat ini sudah mencapai 5,5 juta orang, mendapatkan pinjaman modal.

Menurut Helena, melalui fitur Modal Toko, penjual di Tokopedia bisa mendapatkan pinjaman hingga Rp 300 juta yang dapat ditarik kapan dan berapa saja sesuai kebutuhan sampai batas kredit (limit) tercapai. 

Untuk mendapatkan pinjaman modal usaha dari Modal Toko, proses dan persyaratan  mudah. Mitra pedagang, kata Helena, harus memiliki transaksi penjualan minimal dalam tiga bulan terakhir. Lapak atau toko online yang tergabung di Tokopedia minimal harus sudah berjalan selama enam bulan.

Untuk proses pengajuan pinjaman, kata Helena, penjual cukup melampirkan identitas diri (KTP) serta swafoto dengan memegang KTP. Proses persetujuan pinjaman hanya butuh waktu satu hari. Jika disetujui, pinjaman modal akan masuk ke Saldo Penghasilan Tokopedia secara real time dan bisa langsung ditarik tunai.

Helena mengklaim, bunga pinjaman yang ditawarkan oleh fitur Modal Toko juga terbilang rendah, yakni sekitar 1,5% flat per bulan. “Kami tidak mengenakan biaya administrasi dan provisi lainnya. Selain itu, jangka waktu (tenor) yang disediakan juga fleksibel, yakni dari 3 bulan, 6 bulan, sampai 12 bulan,” kata dia.

Sejak diluncurkan, hingga Agustus 2019, jumlah debitur Modal Toko telah tumbuh pesat. Sayangnya, Helena enggan membeberkan total pinjaman yang telah disalurkan ke para mitranya. Dia hanya bilang, total pinjaman telah bertumbuh hingga 100 kali lipat.

Helena berharap, nilai tambah yang dihadirkan Tokopedia ini bisa membuat arus keuangan para penjual berjalan lebih baik. “Faktanya, pendapatan penjual yang mencairkan pinjaman melalui Modal Toko meningkat rata-rata 50%, dengan rata-rata jumlah order meningkat hingga 2,5 kali lipat dari biasanya,” imbuh Helena.

Dalam fitur Modal Toko ini, Tokopedia hanya menempatkan diri sebagai perantara. Tokopedia hanya memberi informasi awal profil calon debitur ke penyedia modal. Soal kewajiban angsuran dan penyelesaian kredit, debitur langsung berhubungan dengan penyedia modal. Risiko dan mitigasi atas risiko menjadi tanggung jawab penyedia modal.

BukaModal

BukaModal merupakan fitur besutan marketplace Bukalapak yang menyediakan pinjaman modal usaha bagi para pelapak (merchant). Fitur BukaModal diluncurkan pada September 2018. Dalam merealisasikan BukaModal, Bukalapak bekerja sama dengan layanan tekfin P2P lending, yakni Investree, Modalku, KoinWorks, Taralite, dan Bank Mandiri.

Bagi pelapak yang ingin meminjam dana di BukaModal, ada syarat utama yang harus dipenuhi. Hanya pelapak terdaftar dengan penjualan Rp 2 juta per bulan selama 6 bulan terakhir yang bisa mengajukan peminjaman. Syarat tersebut juga untuk memastikan proses peminjaman dan pencairan yang relatif mudah dan cepat.

Selain harus sudah aktif berjualan selama minimal setengah tahun, ada pula beberapa syarat yang wajib dipenuhi. Calon debitur harus tercatat resmi sebagai penduduk Indonesia. 

Dalam proses pengajuannya nanti, Bukalapak akan memeriksa kelengkapan dokumen dan kelayakan finansial pelapak. Jika disetujui, modal usaha akan dicairkan langsung ke rekening pelapak.

Besarnya angka pinjaman akan ditentukan oleh performa lapak. Hal ini dapat berubah tergantung kebijakan rekanan BukaModal yang dipilih. Yang pasti, pinjaman modal yang diberikan berkisar Rp 2 juta sampai Rp 2 miliar dengan bunga mulai 0,9% per bulan.

Jangka waktu pelunasan cicilan mulai dari 3 bulan hingga 2 tahun. Saat ini, menu BukaModal sudah ada di bagian Pinjaman & Investasi Bukalapak.

Menurut Victor Lesmana, Director of Payment, Fintech and Virtual Products Bukalapak, total pelaku UMKM yang mendapatkan pinjaman BukaModal lebih dari 2.000 pelaku. “Total pinjaman lebih dari Rp 25 miliar,” katanya.

Victor menambahkan, selain fitur BukaModal, Bukalapak juga memiliki fitur ModalMitra yang membantu penyediaan modal kerja bagi mitra Bukalapak. Hanya saja, kredit permodalan ini tersedia dalam kisaran nominal Rp 1 juta–Rp 10 juta.

Cicilan dapat diangsur dengan biaya minimal Rp 90.000 per minggu selama enam bulan. Pembiayaan ini dapat digunakan untuk berbelanja barang, kebutuhan jualan warung, serta produk virtual yang tersedia di aplikasi Mitra Bukalapak.

Angsuran dan pengembalian dana pinjaman bisa dilakukan dalam setiap transaksi dan fitur di Bukalapak. Pengembalian pinjaman di BukaModal, misalnya, lewat menu pembayaran angsuran. Pengguna bisa menggunakan virtual account bank, atau auto debet di tabungan.

Untuk meminimalisir risiko debitur ngemplang, mitra pemodal Bukalapak memakai sistem credit scoring sebelum persetujuan kredit. Selain itu, “Kami juga mewajibkan menggunakan asuransi kredit,” tutur Victor.

Moka Capital

Moka Capital adalah platform peminjaman online besutan PT Moka Teknologi Indonesia (Moka). Moka merupakan perusahaan rintisan (startup) penyedia layanan point of sale (POS) atau kasir digital berbasis aplikasi. Moka mulai memperkenalkan Moka Capital sejak Juli 2018. 

Moka Capital menyediakan layanan pinjaman modal usaha untuk UMKM dengan menggandeng beberapa startup P2P lending, seperti KoinWorks, Taralite, dan Modalku. Platform tersebut memberikan pilihan pinjaman modal yang dibutuhkan oleh para mitra pedagang sesuai dengan kebutuhannya, mulai Rp 5 juta hingga Rp 2 miliar. 

Menurut Bayu Ramadhan, Vice President Marketing and Brand Moka, saat ini merchant (mitra) Moka ada lebih dari 20.000 yang tersebar di 200 kota dan kabupaten di Indonesia. “Hampir semua merchant kami pedagang UMKM,” kata Bayu. 

Untuk bisa mendapatkan pinjaman dari Moka Capital, syarat dan prosesnya terbilang mudah. Calon debitur tidak perlu memberikan jaminan tertentu kepada pihak Moka. Mitra hanya diminta menyetujui perizinan akses ke data merchant. Perizinan ke akses data seperti laporan penjualan dibutuhkan agar mitra tak perlu repot mengumpulkan laporan penjualan. 

Keseluruhan proses untuk menyetujui pinjaman pun tidak memakan waktu lama, yaitu hanya 3–5 hari kerja. Kunci persetujuan tergantung profil calon debitur. Ini juga menjadi pertimbangan bagi penyedia modal untuk menyetujui. Adapun, bunga pinjaman Moka Capital mulai dari 0,75% dengan masa pinjam hingga 18 bulan.  


Reporter: Dikky Setiawan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0013 || diagnostic_api_kanan = 0.0030 || diagnostic_web = 0.3074

Close [X]
×