kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Mebiso App Dorong Perlindungan Merek UMKM melalui Platform Digital


Jumat, 29 Mei 2026 / 17:19 WIB
Mebiso App Dorong Perlindungan Merek UMKM melalui Platform Digital
ILUSTRASI. Mebiso App Dorong Perlindungan Merek UMKM Melalui Platform Digital (Dok/Mebiso App)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mebiso App berupaya memperkuat perlindungan merek bagi pelaku usaha di Indonesia melalui pengembangan layanan digital. 

Langkah ini dilakukan seiring tingginya pertumbuhan permohonan merek di Indonesia yang belum sepenuhnya diikuti dengan kuatnya perlindungan merek di kalangan pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) mencatat terdapat sekitar 120.000 hingga 140.000 permohonan pendaftaran merek setiap tahunnya. Bahkan, Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan permohonan merek yang tinggi di kawasan ASEAN.

Di sisi lain, terdapat lebih dari 66 juta UMKM di Indonesia yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Namun, masih banyak pelaku usaha yang menghadapi risiko dalam perlindungan merek mereka. Sebanyak 75% merek ditolak karena memiliki kemiripan dengan merek yang telah terdaftar sebelumnya.

Baca Juga: Platform Megajaya Perkuat Ekspansi Global

Menjawab tantangan tersebut, pada momentum ulang tahun ketiganya, Mebiso App memperkenalkan diri sebagai “Trademark Guard” yang membantu pelaku usaha melakukan pengecekan, monitoring, serta perlindungan merek secara menyeluruh melalui perangkat seluler.

CEO Mebiso, Hesti Rosa, mengatakan aplikasi tersebut dilengkapi dengan sejumlah fitur, mulai dari monitoring real-time, notifikasi otomatis terhadap potensi kemiripan merek, hingga sistem keamanan data terenkripsi untuk menjaga kerahasiaan informasi pengguna.

“Para pengusaha membangun bisnis dan merek mereka melalui proses yang tidak singkat, butuh waktu, tenaga, dan perjuangan. Karena itu, sangat disayangkan jika merek yang telah dibangun justru berisiko ditiru atau bahkan gagal didaftarkan akibat kemiripan dengan pihak lain,” ungkap Hesti, dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).  

Baca Juga: Regulasi Baru, Akumindo Khawatir Kenaikan Biaya Layanan E-Commerce Tekan Margin UMKM

Selain itu, Mebiso App memungkinkan pengguna memantau status pendaftaran merek secara transparan, mengelola berbagai dokumen persyaratan dalam satu dashboard terintegrasi, serta memperoleh insight terkait strategi perlindungan merek melalui fitur edukatif yang tersedia dalam aplikasi.

“Melalui Mebiso App, kami ingin memastikan setiap pelaku usaha memiliki akses yang lebih mudah untuk melindungi merek mereka sejak awal. Kami percaya, perlindungan merek bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan penting agar para pengusaha dapat menjalankan bisnisnya dengan lebih tenang dan fokus bertumbuh,” pungkasnya. 

Baca Juga: Transformasi Digital UMKM Membutuhkan Dukungan Infrastruktur Jaringan yang Andal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×