kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.980   67,00   0,37%
  • IDX 5.716   73,01   1,29%
  • KOMPAS100 739   11,51   1,58%
  • LQ45 560   6,77   1,22%
  • ISSI 199   2,31   1,18%
  • IDX30 317   3,07   0,98%
  • IDXHIDIV20 391   1,23   0,32%
  • IDX80 84   1,13   1,36%
  • IDXV30 107   -0,15   -0,14%
  • IDXQ30 102   0,62   0,61%

Medco siap produksi gas Blok A kuartal I 2018


Selasa, 12 September 2017 / 19:04 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Medco E&P Malaka optimistis produksi gas dari Blok A bisa diproduksi tepat waktu. Pasalnya proyek pembangunan fasilitas produksi Blok A akan mendekati tahap penyelesaian.

Medco E&P Malaka bersama dengan kontraktornya pun terus berupaya untuk memenuhi target produksi gas di Blok A pada kuartal I 2018 mendatang. Kemajuan proyek Blok A pun sudah setengah dari tahap penyelesaian.

"Kemajuan proyek Blok A sampai dengan Agustus 2017 telah mencapai lebih kurang 55% dari target penyelesaian. Fokus utama proyek saat ini adalah menyelesaikan pembangunan fasilitas produksi yang dikerjakan oleh tenaga kerja nasional dengan komposisi 63% dari pekerja tersebut berasal dari Aceh," kata Eka Satria, Direktur Produksi PT Medco E&P Malaka dalam siaran pers, Selasa (12/9).

Jika nantinya berproduksi, maka gas dari blok ini akan segera menambah pendapatan pemerintah Provinsi Aceh dari hasil penjualan gas. Di sisi lain, ketenagakerjaan proyek ini akan beralih dari tenaga kerja proyek ke tenaga kerja operasi produksi yang terampil. Di antaranya akan diisi oleh 40 putera – puteri Aceh yang sedang mengikuti pelatihan di ladang-ladang migas Medco E&P di Sumatera Selatan dan Sulawesi.

"Medco E&P juga berharap agar pemangku kepentingan dapat terus mendukung stabilitas keamanan serta iklim investasi agar pengembangan lapangan gas Blok A di Aceh Timur ini dapat selesai sesuai target dan dapat segera memberikan manfaat baik langsung maupun tidak langsung kepada rakyat Aceh," imbuh Eka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×