kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Menakar potensi lelang Wilayah Kerja Migas di tengah pandemi Covid-19


Senin, 01 Juni 2020 / 17:26 WIB
ILUSTRASI. Salah satu Wilayah Kerja Migas


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lelang Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi (WK Migas) dinilai masih memiliki daya tarik kendati dalam kondisi fluktuasi harga minyak dan pandemi Covid-19.

Pengamat Energi dari Reforminer Institute Komaidi Notonegoro menuturkan lelang WK Migas masih tetap menarik sebab merupakan investasi jangka panjang.

"Dengan harga turun dan biaya relatif murah bisa dimaknai menjadi peluang untuk meningkatkan kegiatan eksplorasi," jelas dia kepada Kontan.co.id, Senin (1/6).

Baca Juga: Update Blok Masela, lahan kilang dan pelabuhan sudah beres, apa yang ditunggu?

Kendati demikian, menurutnya pemerintah juga tetap perlu memperhitungkan agar nilai keekonomian proyek dapat tetap terjaga di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Senada, praktisi hulu migas Tumbur Parlindungan menjelaskan, investasi eksplorasi dan blok-blok baru masih tetap dilakukan oleh para perusahaan migas.

Ia menuturkan, lelang WK Migas masih dapat tetap menarik minat selama memiliki potensi yang baik, rezim fiskal yang mendukung serta iklim investasi yang baik pula.

"Pasti akan banyak yang ikut dalam pelelangan blok migas. Banyak negara lain masih melakukan pelelangan blok baru," terang Tumbur kepada Kontan.co.id, Senin (1/6).




TERBARU

[X]
×