kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.037   37,00   0,22%
  • IDX 7.095   -89,34   -1,24%
  • KOMPAS100 981   -11,73   -1,18%
  • LQ45 720   -6,96   -0,96%
  • ISSI 254   -3,11   -1,21%
  • IDX30 390   -2,97   -0,75%
  • IDXHIDIV20 485   -2,09   -0,43%
  • IDX80 111   -1,20   -1,08%
  • IDXV30 134   -0,38   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,82   -0,64%

Mendag akan panggil impor bawang putih


Kamis, 22 Maret 2018 / 18:50 WIB
ILUSTRASI. Bawang Putih Impor di Pasar Induk Kramat Jati


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Menteri Perdagangan akan memanggil importir bawang putih untuk memonitor realisasi impor bawang putih.

"Kami akan monitor dalam waktu singkat, importirnya akan diundang untuk dilihat kapan akan masuknya," ujar Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan, Kamis (22/3).

Enggar bilang importir akan diminta untuk melaporkan gudang. Hal tersebut untuk melihat data stok bawang putih yang dimiliki.

Selain memeriksa stok, Kementerian Perdagangan juga akan memeriksa realisasi impor. 

Sebelumnya Kemdag telah mengeluarkan izin impor bawang putih sebesar 196.000 ton bagi 13 perusahaan.

"Kami akan sangat selektif kalau ada yang seperti kemarin impor bibit malah masuk bawang putih akan kami cabut izinnya," terang Enggar.

Belum keseluruhan impor bawang putih masuk dinilai sebagai penyebab harga bawang putih masih tinggi. 

Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga bawang putih saat ini Rp 34.500 per kilogram (kg).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×