kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 16.988   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.164   115,32   1,64%
  • KOMPAS100 989   17,12   1,76%
  • LQ45 726   9,80   1,37%
  • ISSI 256   4,80   1,91%
  • IDX30 393   4,35   1,12%
  • IDXHIDIV20 488   0,34   0,07%
  • IDX80 112   1,82   1,66%
  • IDXV30 135   -0,32   -0,24%
  • IDXQ30 128   1,24   0,98%

Mendag ancam perdagangan ikan Norwegia


Kamis, 22 Maret 2018 / 06:25 WIB


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyampaikan adanya ancaman terselubung dari negara-negara yang juga ikut menerapkan kebijakan proteksionisme. Salah satunya adalah Norwegia, di mana Enggar balas mengancam untuk memblok (ban) perdagangan ikan dari negara tersebut ke Indonesia

"Secara khusus waktu pertemuan itu dengan Norwegia saya bilang, saya membaca bahwa anda mau nge ban. Kalau Anda mau nge ban maka saya pasti ngeban. Yaitu saya ban lagi mengenai ikan," ungkap Enggar, Rabu (21/3).

Pertemuan yang dimaksud adalah Konferensi Tingkat Menteri yang diadakan World Trade Organization (WTO) di Buenos Aires, Desember 2017 lalu.

Menurut Enggar, hasil dari konferensi tersebut tidak membuahkan hasil yang memuaskan. Oleh karenanya, ia mengapresiasi usaha negeri India yang ingin memprakarsai pertemuan bagi negara-negara kunci dan Direktur Jenderal WTO.

Lebih lanjut soal blok perdagangan ikan dengan Norwegia, Enggar mengatakan pihak pemerintah sana mengaku wacana proteksionisme negaranya berasal dari pihak NGO. Dus, Indonesia juga bisa melakukan hal serupa dan mengerahkan NGO-nya untuk menolak perdagangan ikan dengan Norwegia.

Menurut Enggar, cukup dengan memblok perdagangan ikan dengan Norwegia akan berpengaruh besar terhadap negara tersebut. "Ikannya saja, mereka banyak sekali, mereka sudah kena nelayan," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×