kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.916.000   4.000   0,14%
  • USD/IDR 16.918   17,00   0,10%
  • IDX 8.268   -42,00   -0,51%
  • KOMPAS100 1.164   -5,00   -0,43%
  • LQ45 835   -3,89   -0,46%
  • ISSI 296   -0,69   -0,23%
  • IDX30 437   -1,34   -0,31%
  • IDXHIDIV20 520   -4,70   -0,90%
  • IDX80 130   -0,49   -0,38%
  • IDXV30 144   0,42   0,30%
  • IDXQ30 140   -1,41   -1,00%

Mendag Sebut 91,75% Pasar Rakyat Terdampak Bencana Sumatra Telah Kembali Beroperasi


Kamis, 19 Februari 2026 / 14:14 WIB
Mendag Sebut 91,75% Pasar Rakyat Terdampak Bencana Sumatra Telah Kembali Beroperasi
ILUSTRASI. Menteri Perdagangan RI Budi Santoso (KONTAN/chelsea anastasia)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebut pemulihan sarana perdagangan pascabencana, termasuk pasar rakyat, telah menunjukkan hasil.

Ia mengatakan, hingga pertengahan Februari 2026, sebanyak 91,75% pasar rakyat terdampak bencana di wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh telah kembali beroperasi.

Pemerintah mencatat, terdapat 194 pasar rakyat dan 18.065 pedagang yang terdampak bencana. Dari total 194 pasar tersebut, teridentifikasi sebanyak 95 unit pasar mengalami kerusakan ringan, 41 unit rusak sedang, dan 58 unit rusak berat.

Baca Juga: Kemendag Gelar Pasar Murah Ramadan hingga 20 Februari 2026

Hingga saat ini, sebanyak 178 pasar telah kembali beroperasi. Adapun mayoritas pasar rakyat yang masih dalam pemulihan ada di wilayah Aceh.

"Pasar rakyat adalah kunci pemulihan ekonomi lokal. Kami memastikan reaktivasi pasar berjalan cepat, terukur, dan menyeluruh,” ujar Budi dalam keterangan resminya, Rabu (18/2/2026).

Selain pasar rakyat, Budi bilang, sektor ritel juga berangsur pulih. Berdasarkan data yang dihimpun bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), terdapat 383 gerai toko swalayan yang terdampak. Hingga sekarang, sekitar 96% atau 368 gerai telah kembali beroperasi normal. Adapun seluruh gerai ditargetkan pulih sepenuhnya pada akhir Februari 2026.

Budi mengatakan, langkah yang dilakukan Kemendag untuk mempercepat pemulihan sarana perdagangan di wilayah terdampak bencana, meliputi pendataan pasar terdampak melalui sistem Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Kemendag, lanjutnya, juga melakukan pelaksanaan aksi bersih pasar bersama pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, serta penyaluran 100 unit tenda darurat. 

Selain itu, Kemendag mengusulkan anggaran revitalisasi pasar bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Persaingan Sengit, Program Loyalitas Jadi Senjata Mendongkrak Penjualan Peritel

Selanjutnya: Pemprov Jakarta Berupaya Redam Lonjakan Harga Cabai

Menarik Dibaca: Momen Bukber Lebih Hemat: Promo Domino's & Bakmi GM Tawarkan Diskon Spesial!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×