kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Mendag tak percaya ekspor minyak nabati turun


Selasa, 03 Juni 2014 / 16:05 WIB
ILUSTRASI. Suporter Timnas Indonesia memberikan dukungannya saat pertandingan leg 1 babak Semi Final Piala AFF 2022 melawan Vietnam di Stadion Utama gelora Bung Karno (SUGBK),


Reporter: Handoyo | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Volume dan nilai ekspor minyak nabati yang didominasi minyak sawit mentah atau crude plm oil (CPO) bulan April 2014 mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan bulan Maret 2014. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengklaim penurunan kinerja ekspor CPO tersebut karena adanya salah pencatatan.

Mengutip data Badan Pusat Statistik yang dikutip dari Kementerian Perdagangan, volume ekspor minyak nabati yang terdiri salah satunya CPO pada bulan April lalu tercatat sebanyak 1,2 juta ton atau turun 47,55% dibandingkan bulan Maret yang mencapai 2,3 juta ton.

Sementara itu, untuk nilai ekspor minyak nabati juga tercatat mengalami penurunan dari US$ 2.035.261.494 pada bulan Maret menjadi US$ 1.119.170.934 di bulan April. "Mungkin salah pencatatan," ujar Muhammad Lutfi Menteri Perdagangan, Selasa (3/6).

Untuk lebih mendorong kinerja ekspor minyak nabi utamanya CPO, pemerintah saat ini sedang mempersiapkan cetak biru untuk pasar baru penjualan CPO di wilayah eropa seperti Masadonia, Bosnia, Yunani, dan Italia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×