kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

JTPE Perluas Bisnis, Dirikan Perusahaan Patungan di Sektor Teknologi


Kamis, 30 April 2026 / 18:07 WIB
JTPE Perluas Bisnis, Dirikan Perusahaan Patungan di Sektor Teknologi
ILUSTRASI. PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) (Dok/JTPE)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang melalui pembentukan usaha patungan (joint venture). Langkah ini menjadi bagian dari strategi anorganik perusahaan untuk memperluas bisnis yang masih selaras dengan lini usaha inti.

Pada 27 April 2026, JTPE menggandeng CSmart IoT Indonesia dengan mendirikan PT Nustek Global Solutions. Entitas baru ini memiliki modal dasar Rp 21,45 miliar, dengan kepemilikan saham JTPE sebesar 51%.

Baca Juga: Kinerja Solid, Kimia Farma (KAEF) Bukukan Laba Rp 123 Miliar di Kuartal I-2026

Perusahaan patungan tersebut akan bergerak di bidang manufaktur penunjang sistem pembayaran, perangkat telekomunikasi nirkabel, serta sistem komunikasi lainnya. Manajemen menilai kolaborasi ini dapat memperkuat sinergi bisnis sekaligus mendorong ekspansi ke sektor teknologi berbasis keamanan.

Direktur Utama JTPE Allan Wibisono Oei mengatakan, pembentukan joint venture merupakan bagian dari strategi perseroan dalam membangun ekosistem bisnis terintegrasi.

“Kami percaya kerja sama ini dapat memperkuat posisi perseroan sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).

Melalui kemitraan dengan mitra strategis asal Hong Kong, JTPE juga mengembangkan teknologi RFID seiring meningkatnya kebutuhan proteksi dan keamanan dari pelanggan. Inisiatif ini diharapkan memperkuat kapabilitas teknologi sekaligus membuka potensi lini bisnis baru.

Dari sisi kinerja, JTPE mencatat pendapatan sebesar Rp265,05 miliar pada kuartal I-2026. Segmen sekuriti masih menjadi penopang utama dengan kontribusi Rp227,97 miliar.

Ke depan, perusahaann optimistis permintaan terhadap produk sekuriti akan terus meningkat. JTPE pun berencana mengembangkan layanan secara end-to-end guna menyesuaikan kebutuhan pasar dan menjaga pertumbuhan berkelanjutan.

Baca Juga: Subsidi EV Mau Dihidupkan Lagi, Penjualan Motor Listrik Berpotensi Naik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×