kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   -50.000   -1,73%
  • USD/IDR 17.008   59,00   0,35%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Menhub Imbau Warga Tak Kembali ke Jakarta saat Puncak Arus Balik, Begini Alasannya


Senin, 23 Maret 2026 / 10:45 WIB
Menhub Imbau Warga Tak Kembali ke Jakarta saat Puncak Arus Balik, Begini Alasannya
ILUSTRASI. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (KONTAN/Muhammad Alief Andri)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Puncak arus balik mudik lebaran tahun 2026 diprediksi akan terjadi pada Selasa 24 Maret besok. Pemerintah pun mengimbau warga tak berbondong-bondong kembali ke Jakarta saat puncak arus balik.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengimbau, masyarakat hindari puncak arus balik pada tanggal 24, 28 dan 29 Maret 2026 mendatang. 

Dudy menjelaskan bahwa volume kendaraan saat puncak arus balik akan mencapai 285 ribu kendaraan.

Baca Juga: Jasa Marga (JSMR): Volume Lalin Mudik Idulfitri ke Timur Trans Jawa Melonjak 129,9%

"Jumlah ini lebih besar dari puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 sebesar 270.315 kendaraan. Untuk itu, kami imbau masyarakat dapat kembali ke Jabotabek pada 23 Maret 2026 dengan memanfaatkan cuti bersama, atau pada periode 25-27 Maret 2025 dengan memanfaatkan masa Work From Anywhere yang diimbau Pemerintah,” ujar Menhub Dudy Purwagandhi dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2026).

Imbauan tersebut, kata Dudy, dilakukan agar saat puncak arus balik berlangsung maka distribusi lalu lintas akan lebih merata sehingga masyarakat bisa mendapatkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan menghindari kepadatan yang berpotensi terjadi di arus balik.

Sementara, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan bahwa puncak arus balik bakal berlangsung selama tiga hari. Untuk puncak arus mudik pertama akan terjadi pada 24 Maret 2026 dan puncak arus mudik kedua dan ketiga akan terjadi pada 28 dan 29 Maret 2026. 

"Kami prediksi tiga hari tersebut akan menjadi puncak arus balik lebaran 2026. Kami imbau masyarakat untuk menghindari waktu puncak arus balik tersebut agar pelayanan arus mudik berjalan aman, nyaman dan berkeselamatan," kata Agus.

Baca Juga: Jasa Marga (JSMR): 2 Juta Lebih Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada Libur Idulfitri

Kemudian, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono meminta kepada masyarakat untuk mengikuti imbauan dari pemerintah terkait arus balik.

"Kami juga kembali mengingatkan kepada para pemudik untuk memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30% pada periode arus balik selama dua hari yakni pada 26-27 Maret 2026 di 9 ruas tol Jasa Marga Group dengan perjalanan menerus. Tujuannya sama dengan yang dianjurkan oleh Bapak Menhub dan Bapak Kakorlantas Polri, yakni agar distribusi volume lalu lintas arus balik dapat terkendali dan memberikan perjalanan yang lebih nyaman kepada masyarakat," ungkap Rivan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU

[X]
×