kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.825   -75,00   -0,44%
  • IDX 8.010   74,30   0,94%
  • KOMPAS100 1.129   12,52   1,12%
  • LQ45 819   3,79   0,46%
  • ISSI 283   5,30   1,91%
  • IDX30 427   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 513   -2,16   -0,42%
  • IDX80 126   1,12   0,90%
  • IDXV30 139   0,24   0,17%
  • IDXQ30 139   -0,38   -0,27%

Menperin imbau mobil rendah emisi gunakan biofuel


Senin, 13 November 2017 / 15:07 WIB
Menperin imbau mobil rendah emisi gunakan biofuel


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mengapresiasi  langkah industri otomotif yang bersiap menyongsong kendaraan bertenaga listrik. Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto menyampaikan beberapa usulan dalam acara demonstrasi mobil Nissan e-Power hari ini (13/11)

Kalau bisa teknologi e-Power yang di gadang oleh Nissan juga dikembangkan untuk konsumsi biofuel. Adapun mobil berteknologi e-Power milik Nissan ialah jenis Low Carbon Emmision Vehicle (LCEV) yang mengubah bensin menjadi tenaga listrik sebagai penggerak roda.

Menurut Menperin, pemerintah siap membantu jika Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan ingin mengembangkan riset untuk konsumsi biofuel dari kelapa sawit ataupun rumput laut. "Pemerintah siap kasih insentif riset energi terbarukan itu," tekannya.

Hal tersebut demi mengurangi impor minyak mentah di masa mendatang. Selain itu Menperin mengusulkan agar LCEV ini bisa dikembangkan menjadi pembangkit listrik tenaga darurat yang mampu menopang kelistrikan gedung-gedung dimana mobil tersebut parkir.

Vice President PT Nissan Motor Indonesia (NMI), Davy J. Tuilan menanggapi positif hal tersebut. Nissan berharap agar dukungan pemerintah terhadap mobil zero emisi ini bisa merangsang pasar di Indonesia.

"Sebab dari survei kami pengetahuan masyarakat tentang electric vehicle masih sedikit," sebut Davy dalam kesempatan yang sama (13/11). Selain berharap insentif, NMI ingin agar ada skema CBU untuk model kendaraan ini.

Karena saat ini produksi mobil zero emisi Nissan masih diproduksi dari pabrikan Jepang. NMI belum akan memasarkan di Indonesia dalam waktu dekat, lantaran regulasi yang mengatur mobil listrik belum juga rampung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×