kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Menperin: Kita harus bersatu lawan black campaign


Rabu, 11 September 2013 / 19:53 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi cara mengisi e-HAC untuk perjalanan udara, darat, dan laut. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj.


Reporter: Emma Ratna Fury | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah mengakui ada beberapa kendala yang dialami oleh para pelaku usaha dalam melakukan kegiatan ekspor. Sehingga, kinerja ekspor Indonesia dirasa kurang optimal.

Salah satunya, ketika para pengusaha melakukan ekspor, ada beberapa jenis produk  yang tidak dapat dibawa ke negara tujuan ekspor karena alasan peraturan.  

Selain itu, ada beberapa kendala yang ditimbulkan akibat black campaign dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) di dalam maupun luar negeri yang mempengaruhi kegiatan ekspor.

Untuk itu, Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, pemerintah dan pengusaha harus bersatu melawan black campaign tersebut.

“Kita harus bisa bersatu untuk melawan isu yang tidak benar, terutama black campaign terhadap produk ekspor kita yang dikategorikan tidak ramah lingkungan,” kata Hidayat, Rabu (11/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×