kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.805   20,00   0,12%
  • IDX 7.923   -406,88   -4,88%
  • KOMPAS100 1.108   -57,53   -4,94%
  • LQ45 806   -27,29   -3,27%
  • ISSI 278   -19,24   -6,46%
  • IDX30 421   -8,88   -2,07%
  • IDXHIDIV20 505   -4,36   -0,85%
  • IDX80 123   -5,79   -4,48%
  • IDXV30 135   -3,57   -2,57%
  • IDXQ30 137   -1,44   -1,04%

Mentan Amran Sebut Indonesia-Jordania Sepakati Kerja Sama Pertanian dan Ekspor CPO


Kamis, 17 April 2025 / 14:27 WIB
Mentan Amran Sebut Indonesia-Jordania Sepakati Kerja Sama Pertanian dan Ekspor CPO
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membeberkan sejumlah kesepakatan kerja sama di sektor pertanian usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan ke Yordania.

Salah satu kerja sama strategis yang disepakati adalah pengembangan tanaman gandum di Indonesia. Amran menyebut kerja sama ini akan mencakup pertukaran informasi dan teknologi pertanian dengan melibatkan para ahli dari Yordania.

“Ini sangat bagus, kami akan undang ahli-ahli dari sana. Kemudian kita tukar informasi dan teknologi,” ujar Amran dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (17/4).

Baca Juga: Kemlu RI: Kerja Sama Maritim dengan China Bukan Pengakuan atas 9-Dash-Lines

Amran menilai pengembangan gandum merupakan terobosan dari pemerintahan Presiden Prabowo, mengingat Indonesia selama ini masih bergantung pada impor gandum dalam jumlah besar setiap tahunnya.

Ia mengklaim pihaknya telah melakukan studi awal untuk mengidentifikasi kecocokan iklim serta mencari bibit unggul yang bisa dibudidayakan di dalam negeri. Untuk tahap awal, tiga wilayah ditargetkan sebagai lokasi pengembangan, yaitu Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kita akan mencari lahan yang cocok. Kalau ada, bisa langsung ditindaklanjuti,” katanya.

Baca Juga: Nilai Ekspor CPO dan Turunannya Capai US$ 2,37 Miliar, Gapki Sebut Pemicunya

Selain kerja sama gandum, Amran juga menyebut bahwa Yordania menyatakan minat untuk mengimpor minyak sawit mentah (CPO) dari Indonesia. Namun demikian, ia belum merinci volume ekspor yang berpotensi dilakukan.

“Intinya, berapa pun kebutuhan mereka, kita siap,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×