kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Mercedes-Benz siap terima keputusan Gaikindo


Senin, 14 Mei 2012 / 19:51 WIB
Mercedes-Benz siap terima keputusan Gaikindo
ILUSTRASI. Cara mendaftar beasiswa LPDP 2021, ada 2 gelombang


Reporter: Arif Wicaksono | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Terancamnya Mercedes-Benz dari keanggotaan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia(Gaikindo) mendapat tanggapan dari manajemen Marcedes-Benz Indonesia.

Dwi Parileksono PR and Eksternal Affair Manager Mercedes-Benz Indonesia menuturkan, secara prinsip, pihaknya tetap ingin berada di dalam keanggotaan Gaikindo.

Namun begitu, sampai saat ini kebijakan induk perusahaan yang ada di Jerman tidak memperbolehkan melakukan publikasi angka penjualan.

Namun begitu, Dwi bilang Mercedes-Benz yang ada Indonesia saat ini sudah mengajukan permintaan kepada Mercedes-Benz di Jerman.

“Kami menunggu keputusan dari pihak Jerman, apakah boleh mengirimkan data penjualan lengkap permerek atau tidak,” ujarnya kepada KONTAN, (14/5).

Menurut Dwi, Mercedes Benz pusat memiliki kebijakan, seluruh perwakilan perusahaan disetiap negara tidak boleh memberikan data penjualan lengkap dan hanya boleh memberikan data penjualan total saja.

Kebijakan ini terbilang baru dan berlaku sejak September 2011 lalu. Sebelumnya, Mercedes-Benz secara rutin memberikan data penjualan lengkap kepada Gaikindo.

Dwi bilang, secara prinsip Mercedes-Benz Indonesia ingin menjadi Gaikindo. Apalagi, Gaikindo merupakan institusi perpanjangan tangan pemerintah yang bisa memberikan rasa aman bagi para pemain di industri otomotif.

Selain itu, Dwi menambahkan, terkait perseteruan ini, pihak Mercedes Benz dari Jerman beberapa waktu lalu juga telah mengirimkan pengacara perusahaan untuk menengahi permasalahan ini.

“Pihak pengacara yang berperan secara administratif sudah mendatangi Gaikindo dan pemerintah untuk mengetahui duduk persoalannya dan mencari solusi yang terbaik,” ujarnya.

Terkait deadline dari Gaikindo yang tinggal dua hari lagi, Dwi mengatakan Mercedes-Benz Indonesia masih dalam posisi menunggu jawaban dari pihak Jerman sampai batas akhir waktu yang diberikan Gaikindo.

“Jika sampai waktu yang ditentukan jawaban belum juga diterima dari Jerman, maka kami siap menerima setiap keputusan dari Gaikindo,” ujarnya.

Sebagai info, Mercedes-Benz merupakan salah satu pemain di pasar mobil premium dalam negeri bersaing dengan pemain lainnya seperti merek BMW dan Audi.

Tahun 2011 lalu, Mercedes-Benz mencatat angka penjualan sebesar 5.331 unit naik 16% dibanding penjualan total tahun 2010 sebesar 4.594 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×