kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.771   78,00   0,44%
  • IDX 6.457   20,22   0,31%
  • KOMPAS100 852   2,05   0,24%
  • LQ45 648   1,22   0,19%
  • ISSI 224   0,82   0,37%
  • IDX30 360   1,42   0,39%
  • IDXHIDIV20 450   2,43   0,54%
  • IDX80 97   0,25   0,25%
  • IDXV30 124   0,29   0,23%
  • IDXQ30 116   0,50   0,44%

Meta Mulai Monetisasi Pengguna Indonesia Lewat Layanan Berlangganan


Kamis, 17 September 2026 / 13:38 WIB
Diperbarui Kamis, 17 September 2026 / 13:46 WIB
Meta Mulai Monetisasi Pengguna Indonesia Lewat Layanan Berlangganan
ILUSTRASI. META PLATFORMS-AI/ (REUTERS/Dado Ruvic)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Di tengah perubahan perilaku pengguna dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), perusahaan teknologi global mulai mencari sumber pendapatan baru di Indonesia. Model langganan menjadi salah satu cara mendapatkan pendapatan berulang dari basis pengguna yang selama ini mengakses layanan secara gratis.

Meta menjadi salah satu perusahaan yang mengambil langkah tersebut. Perusahaan mulai menawarkan Meta One di Indonesia. Layanan berlangganan ini memberikan akses lebih luas ke fitur Instagram, Facebook, WhatsApp dan Meta AI.

Di Indonesia, harga Meta One mulai dari Rp 13.900 per bulan untuk paket produk tunggal. Adapun paket bundling individu seharga Rp 85.990 per bulan. Sedangkan paket untuk kreator dan bisnis mulai Rp 110.000 per bulan.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Strategi Kejar Swasembada Bawang Putih dalam 3 Tahun 

Secara global, Meta menyebut Meta One telah mencatat lebih dari 15 juta langganan dan pengguna uji coba. Layanan ini memiliki lebih dari 50 fitur dan akan diperluas ke produk lain seperti Edits serta kacamata berbasis AI.

Meta menegaskan, layanan berlangganan tersebut tidak menghilangkan akses gratis yang selama ini tersedia. "Layanan dasar di seluruh aplikasi kami serta Meta AI akan tetap dapat digunakan secara gratis," kata Meta, Selasa (15/9). 


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×