kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Metland (MTLA) Ungkap 40% Pembeli Rumahnya Generasi Muda, Ini Hunian yang Diburu


Selasa, 11 Agustus 2026 / 20:01 WIB
Metland (MTLA) Ungkap 40% Pembeli Rumahnya Generasi Muda, Ini Hunian yang Diburu
ILUSTRASI. Ekspansi properti komesial, Metropolitan Land (MTLA) Luncurkan Ruko Americano di Metland Menteng (Dok/PT Metropolitan Land Tbk (MTLA))


Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten properti PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) melihat generasi muda sebagai segmen konsumen yang penting seiring minat dalam melakukan pembelian rumah atau hunian pertama mereka.

Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Olivia Surodjo menjelaskan, perusahaan melihat minat generasi muda terhadap hunian, terutama milenial dan Gen Z, ditopang oleh mereka yang baru menikah untuk memiliki hunian pertama.

"Saat ini sekitar 40% konsumen proyek residensial MTLA adalah generasi muda, sehingga menjadi salah satu segmen penting," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga: Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite Masyarakat Mampu Agar Subsidi Tepat Sasaran

Olivia mencermati, generasi muda saat ini cenderung mencari hunian yang sesuai dengan pendapatan, berlokasi strategis, dengan akses transportasi mudah. Yang paling penting, menurutnya, produk hunian sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka saat ini. 

"Jadi, bukan hanya soal harga tetapi juga mereka melihat fasilitas, kawasan dan kemudahan akses ke berbagai aktivitas," lanjutnya.

Selain itu, Olivia menjelaskan, kemudahan pembiayaan juga menjadi pertimbangan penting karena sebagian besar pembelian hunian masih menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Meskipun memang, MTLA melihat masih terdapat sejumlah tantangan yang membuat sejumlah generasi muda menahan pembelian hunian saat ini.

"Daya beli dan keterjangkauan cicilan menjadi tantangan karena generasi muda masih berada pada tahap awal membangun kondisi finansial," ujar Olivia.

Namun, di sisi lain, kebutuhan terhadap hunian pertama dinilai tetap tinggi. Hal ini, kata Olivia, yang menjadi peluang yang besar bagi industri properti.

Menurutnya, peluang juga ditopang oleh dukungan pemerintah melalui berbagai insentif termasuk PPN DTP, serta kemudahan pembiayaan dari perbankan, meskipun di tengah tantangan daya beli dan suku bunga tinggi.

"MTLA melihat peluang segmen pembeli rumah pertama masih cukup besar jika dukungan tersebut terus berlanjut," jelasnya.

Baca Juga: The Palace, Mondial dan Frank & co. Buka Magang untuk 60 Peserta, Program Kemenaker

Sebagai strategi meningkatkan daya tarik properti bagi generasi muda, MTLA terus menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar, salah satunya melalui produk compact yang dapat dikembangkan menjadi rumah tumbuh.

"Meskipun, biasanya segmen ini akan tetap membeli rumah karena kebutuhan akan tempat tinggal,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×