CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.638   72,00   0,41%
  • IDX 6.491   -98,43   -1,49%
  • KOMPAS100 854   -12,54   -1,45%
  • LQ45 647   -9,36   -1,43%
  • ISSI 226   -4,13   -1,80%
  • IDX30 359   -5,35   -1,47%
  • IDXHIDIV20 447   -5,12   -1,13%
  • IDX80 97   -1,44   -1,46%
  • IDXV30 125   -1,42   -1,12%
  • IDXQ30 115   -1,71   -1,46%

Midea Electronics Resmikan Pabrik Baru di Indonesia, Produksi Capai 3 Juta Unit


Jumat, 11 September 2026 / 11:44 WIB
Midea Electronics Resmikan Pabrik Baru di Indonesia, Produksi Capai 3 Juta Unit
ILUSTRASI. Midea (KONTAN/MIDEA)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Midea Electronics Indonesia mencatat pencapaian produksi sebanyak 3 juta unit sekaligus memperkuat kapasitas manufaktur di Indonesia. Pencapaian tersebut ditandai dengan peresmian pabrik Midea Electronics Indonesia yang digelar pada Rabu (9/9/2026) di fasilitas produksi Residential Air Conditioner (AC) Midea di Cikarang.

Presiden Direktur Midea Electronics Indonesia Jack Ding mengatakan pencapaian produksi 3 juta unit menjadi salah satu tonggak penting bagi perkembangan manufaktur Midea di Indonesia.

“Kami akan terus berinvestasi, memperkuat produksi lokal, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan industri manufaktur Indonesia,” ujar Jack, Jumat (11/9).

Baca Juga: Genjot Ekspansi Komersial, Paramount Land Rilis 44 Ruko Grand Boulevard Aniva

Sejak 2023, Midea terus memperluas investasi manufakturnya di Indonesia. Fasilitas Residential Air Conditioner di Cikarang berdiri di atas lahan seluas 51.405 meter persegi.

Luas bangunan fasilitas tersebut juga akan dikembangkan dari sekitar 13.000 meter persegi menjadi 43.000 meter persegi.

Selain AC, Midea mengembangkan produksi mesin cuci Twin Tub pada 2024 melalui pabrik seluas 17.000 meter persegi. Ke depan, fasilitas tersebut akan diperluas untuk memproduksi kategori mesin cuci Top Loading.

Sementara itu, fasilitas produksi refrigerator Midea di Karawang dibangun di atas lahan seluas lebih dari 150.000 meter persegi. Pabrik tersebut akan memproduksi berbagai kategori produk, mulai dari side-by-side, double door, single door, hingga chest freezer.

Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia Faisol Riza menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan investasi dan produksi Midea di Indonesia.

“Pada kesempatan hari ini, kita menyaksikan bersama pencapaian produksi 3 juta unit produk, yang terdiri atas 2,25 juta unit produk air conditioner (AC), 1 juta unit produk refrigerator, dan 367.500 unit produk mesin cuci, sekaligus acara peresmian pabrik Midea Indonesia untuk Air Conditioner dan Refrigerator,” ujar Faisol Riza.

Menurut Faisol, perkembangan kapasitas manufaktur Midea menunjukkan semakin kuatnya kapasitas industri elektronika Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional.

“Hal tersebut tercermin dari ekspor Midea Electronics Indonesia yang hingga tahun 2026 telah mencapai sekitar 2 juta unit produk ke berbagai negara di kawasan ASEAN dan Amerika Utara,” ucapnya.

Pemerintah berkomitmen untuk terus menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui berbagai instrumen kebijakan, di antaranya penerapan SNI wajib dan TKDN. Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pengembangan manufaktur dan salah satu basis produksi penting Midea untuk melayani kebutuhan pasar regional maupun global.

Di sisi lain, President Residential Air Conditioner PT Jaya Refrigeration Equipment Ma Kai menegaskan komitmen Midea untuk melanjutkan investasi dan memperkuat operasional lokal, termasuk melalui peningkatan penggunaan pemasok dalam negeri.

“Kami akan terus memperkuat investasi dan produksi lokal, meningkatkan penggunaan pemasok dalam negeri, serta menjalankan operasional yang aman, patuh terhadap regulasi, dan berkelanjutan untuk memberikan kontribusi positif bagi Indonesia,” ujar Ma Kai.

Melalui penguatan produksi lokal tersebut, Midea menargetkan Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi produk perusahaan, tetapi juga semakin berperan sebagai basis produksi untuk melayani pasar global.

Baca Juga: Agrinas Palma-Pertamina Pacu Pengembangan Bioenergi Terintegrasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×