kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Minat Rumah Seken Tinggi, Begini Kata Ciputra Development (CTRA)


Senin, 04 Maret 2024 / 06:45 WIB
Minat Rumah Seken Tinggi, Begini Kata Ciputra Development (CTRA)
ILUSTRASI. Minat terhadap rumah seken kini terus meningkat dalam tiga bulan terakhir. Warta Kota/henry lopulalan


Reporter: Muhamad Aghasy Putra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Minat terhadap rumah seken kini terus meningkat dalam tiga bulan terakhir. 

Per Desember 2023,erdasarkan data Rumah123 yang diterima Kontan pada Minggu (3/3) menyebutkan pertumbuhan permintaan maupun sewa hunian mencapai 60%-75% secara tahunan. Hal ini menunjukan bahwa minat hunian masyarakat Indonesia masih cukup tinggi.

Menanggapi hal ini, Direktur Ciputra Development Harun Hajadi menjelaskan bahwa Real Estate memiliki kelebihan tersendiri menjadi keuntungan yang kompleks untuk pembeli.

“Secondary market secara historis memiliki pasar yang lebih besar, namun kami sebagai pengembang properti menegaskan bahwa real estate lebih terawat dan ada pengamanan terpadu,” ucapnya.

Baca Juga: Popularitas Hunian Jakarta dan Tangerang Terus Meningkat dalam 3 Bulan Terakhir

Ia juga menyebutkan sejumlah kelebihan seperti fasilitas umum yang dapat digunakan oleh para customer real estate. 

Secara pasar memang persaingan ini berada dalam pasar yang beragam. Terlebih kenaikan harga jual berada di rezim bunga rendah di angka kisaran 3%-5% yang relatif kecil. Hal ini disebabkan harga cost suatu properti saat ini masih dalam garis normal yang membuat kestabilan kenaikan harga jual. 

“Setelah melihat benefit yang ditawarkan, pada akhirnya para pembeli pun akan mempertimbangkan hal-hal lain seperti yang menjadi penentu utama adalah ketersediaan pembiayaan yaitu KPR,” tegasnya. 

Eksisnya penjualan properti ini juga ditambah adanya insentif Pajak Pertambah Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang dikeluarkan Mentri Keuangan. Adanya hal tersebut juga menjadi preferensi bagi para calon pembeli untuk mempertimbangkan lebih lanjut.

Pada tahun ini, CTRA membidik marketing sales sebesar Rp 11,1 triliun, naik dari target tahun lalu sebesar Rp 9,8 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×