kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45825,80   0,58   0.07%
  • EMAS1.028.000 0,19%
  • RD.SAHAM 0.38%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Mobil bekas 7-seater paling dicari di Bursa Mobil WTC Mangga Dua


Sabtu, 11 Juli 2020 / 06:25 WIB
Mobil bekas 7-seater paling dicari di Bursa Mobil WTC Mangga Dua

Reporter: Muhammad Julian | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membawa angin segar di pasar mobil bekas. Meski belum kembali ke normal sebelum pandemi, permintaan mobil bekas di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua mulai meningkat jika dibandingkan dengan periode Mei-Juni.

Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih mengatakan, angka permintaan mobil bekas sudah mencapai sekitar 30%-40% dari angka permintaan normal pada hari Kamis (9/7) kemarin. Angka ini relatif lebih baik bila dibandingkan dengan angka permintaan saat PSBB masih berlangsung pada bulan Mei dan Juni.

“Sekarang kondisinya sudah membaik, tadinya kan paling top kami jualan tuh hanya sampai 5%-10% dari angka permintaan normal dulu,” kata Herjanto saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (10/7).

Baca Juga: Harga Kawasaki Ninja ZX-25R dibandrol mulai Rp 96 juta, besok mulai bisa pre-order!

Kebutuhan untuk meminimalisir risiko penularan wabah juga turut memengaruhi minat pembeli dalam memilih jenis kendaraan mobil bekas. Saat ini, permintaan mobil bekas di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua didominasi oleh oleh permintaan mobil-mobil tipe tujuh kursi atau 7-seater.

Alasannya, kapasitas yang lebih luas pada kendaraan tipe 7-seater dipersepsi bisa memungkinkan penumpang untuk menjaga jarak ketika menggunakan mobil. “Kalau tujuh kursi kan duduknya minimal bisa satu atau dua orang di kursi belakang, dua orang di kursi tengah, dan satu orang kursi belakang, bisa lima tuh,” terang Herjanto.

Baca Juga: Ini tiga mobil bekas paling dicari di situs online selama masa pandemi

Herjanto menilai, permintaan mobil bekas yang berangsur kembali pulih tidak terlepas dari munculnya kebutuhan mobilitas pasca-penerapan fase new normal di masa transisi PSBB. Maklum saja, sebagian masyarakat diduga masih cenderung takut menggunakan sarana transportasi umum di tengah pandemi corona yang masih mewabah.

Di sisi lain, opsi membeli mobil bekas juga lebih menarik ketimbang membeli mobil baru di masa transisi PSBB ini. Selain karena harganya yang lebih murah, proses pembelian mobil bekas juga relatif lebih cepat bila dibandingkan dengan proses pembelian mobil baru.

Hal ini ditengarai sesuai dengan masyarakat yang ingin segera memiliki kendaraan di tengah pandemi. “Kalau bicara mobil baru itu butuh waktu dua minggu minimal untuk STNK jadi, Itu juga kalau dalam kondisi normal,” kata Herjanto.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×