Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia jalin kemitraan dengan produsen bedding lokal Kintakun. Kerjasama ini demi mendorong pertumbuhan produk dalam negeri sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Deputy Head of Purchasing MDIY, Natalia Hana Refinawati, mengatakan perusahaan terus meningkatkan kontribusi pemasok lokal dalam rantai pasoknya. Pada tahun 2025, nilai transaksi pembelian dari mitra lokal mencapai sekitar Rp 949 miliar dengan jumlah pemasok yang telah mencapai ratusan.
“Kami memastikan pertumbuhan produk lokal meningkat setiap tahun, sekaligus membuka akses yang lebih luas melalui jaringan toko kami,” ujarnya dalam agenda media trip MDIY di Bandung, Senin (10/8/2026).
Baca Juga: Laba Bersih Turun di Semester I 2026, Karya Pacific (IATA) Ungkap Penyebabnya
Saat ini, MDIY telah mengoperasikan lebih dari 1.300 toko di seluruh Indonesia dan menargetkan penambahan sekitar 270 toko baru sepanjang tahun ini. Ekspansi difokuskan tidak hanya di kota besar, tetapi juga ke wilayah tier 2 dan tier 3 guna mendekatkan akses produk ke masyarakat di berbagai daerah.
Dari sisi mitra, Direktur Marketing dan Pengembangan Bisnis Kintakun, Vincent Saputra, menyebut kerja sama dengan MDIY memberikan dampak signifikan terhadap kinerja penjualan. Sejak bermitra, penjualan Kintakun tercatat meningkat hingga sekitar 150%.
“Distribusi yang luas dan kolaborasi inovasi produk menjadi kunci pertumbuhan kami. Produk-produk eksklusif yang kami hadirkan di MR.D.I.Y. juga mendapat respons positif dari konsumen,” jelasnya.
Kintakun menghadirkan sejumlah lini produk khusus di jaringan MR.D.I.Y., mulai dari seri warna polos, motif geometris, hingga desain abstrak yang disesuaikan dengan preferensi pasar. Strategi ini dinilai efektif dalam meningkatkan daya saing sekaligus memperluas penetrasi merek di pasar domestik.
Selain mendorong pertumbuhan bisnis, ekspansi ini juga berdampak pada aspek sosial. Kintakun saat ini mempekerjakan lebih dari 100 karyawan, dengan sekitar 60% berasal dari masyarakat sekitar pabrik di Bandung, Jawa Barat. Perusahaan juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial, termasuk bantuan bencana dan dukungan pendidikan di wilayah pedalaman.
Ke depan, kedua pihak juga membuka peluang untuk membawa produk lokal ke pasar internasional melalui jaringan global MR.D.I.Y. Vincent menyebut rencana ekspor masih dalam tahap penjajakan, seiring kebutuhan membangun brand awareness di pasar luar negeri.
Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Kejar Penyelesaian LRT Jakarta Fase 1B Rampung Bulan Ini
Dengan ekspansi agresif dan kolaborasi yang berkelanjutan, kemitraan ini diharapkan mampu memperkuat posisi produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan skala usaha dan penciptaan lapangan kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
