Reporter: Zendy Pradana | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Lonjakan harga plastik akibat konflik geopolitik global mulai berdampak pada industri kemasan dalam negeri. Kenaikan harga bahan baku tersebut berpotensi mendorong biaya produksi berbagai produk konsumer.
Menanggapi kondisi ini, PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia mengaku masih mencermati perkembangan pasar sebelum mengambil langkah strategis terkait perubahan material produk maupun kemasan.
Baca Juga: Mitme Fest 2026 Hadirkan Ekosistem Terintegrasi bagi 23 UMKM Pilihan
Chief Financial Officer MR.D.I.Y. Indonesia Rika Juniaty Tanzil mengatakan, perseroan saat ini masih dalam tahap pemantauan guna mengkaji berbagai alternatif dan inovasi yang berkembang di industri.
“Kami masih memantau perkembangan pasar sebelum mengambil kebijakan strategis terkait perubahan material produk maupun kemasan,” ujar Rika dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2026).
Ia menegaskan, dalam menentukan langkah ke depan, perusahaan tetap mempertimbangkan aspek inovasi sekaligus keterjangkauan harga bagi konsumen.
“Kami berkomitmen untuk tetap konsisten memberikan penawaran harga yang terjangkau kepada seluruh pelanggan setia MR.D.I.Y. di Indonesia dalam situasi ekonomi apa pun,” tambahnya.
Baca Juga: Tafsir Ganda Aturan Pajak, Industri Motor Listrik (Aismoli) Minta Kepastian
Di tengah tekanan biaya bahan baku, Rika memastikan operasional perusahaan dan ketersediaan produk masih berjalan normal.
Ke depan, MDIY akan terus fokus menjaga efisiensi operasional guna mengelola potensi dampak kenaikan harga bahan baku secara terukur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













